Dhewi Nurahmawati
Universitas Nusantara PGRI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN REFLEK SUCKING PADA BAYI BARU LAHIR Eko Sri Wulaningtyas; Dhewi Nurahmawati; Pingkan Listia Putri
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7491

Abstract

Abstrak Kemampuan sucking pada bayi sangat dipengaruhi oleh usia gestasi dan berat badan lahir, bayi yang lahir premature cenderung memiliki refleks yang belum optimal. Gangguan pada refleks sucking dihari pertama kehidupan dapat mempengaruhi kemampuan menghisap sejak dini dan menghambat asupan nutrisi yang diterima oleh bayi secara langsung.Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara berat badan lahir dengan reflek sucking pada bayi baru lahir. Metode penelitian dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 100 bayi baru lahir. Data dikumpulkan dengan menggunakan checklist dan dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square.Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dengan reflek sucking pada bayi baru lahir. Diharapkan dengan hasil ini maka perawatan ibu hamil lebih diperhatikan terutama dalam pemantauan Berat badan didalam kandungan serta pemenuhan nutrisi Kata kunci : Bayi baru lahir, berat badan, Reeflek sucking
HUBUNGAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN PROLONGED FASE LATEN Siti Alisa Maulidiyah; Eko Sri Wulaningtyas; Dhewi Nurahmawati
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7492

Abstract

Abstrak Paritas merupakan salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kemajuan persalinan, namun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas ibu bersalin dengan kejadian prolonged fase laten di RS Tk IV DKT Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan retrospektif melalui data rekam medis. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025-Juni 2025 dengan teknik total sampling sebanyak 151 ibu bersalin tahun 2024. Analisis data menggunakan analisis univariat berupa distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Karakteristik responden menunjukkan sebagian besar ibu berusia 20–30 tahun (70,86%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (42,38%). Distribusi paritas menunjukkan nulipara 53 responden (37,10%), primipara 49 responden (31,45%), dan multipara 49 responden (31,45%). Kejadian prolonged fase laten ditemukan pada 48 responden (31,78%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,931 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas ibu bersalin dengan kejadian prolonged fase laten. Kesimpulan: Paritas ibu bersalin tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian prolonged fase laten. Kondisi tersebut dapat terjadi pada semua kelompok paritas dan kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti kekuatan kontraksi uterus, kondisi serviks, faktor janin, serta kondisi psikologis ibu.   Kata kunci : paritas, persalinan, prolonged fase laten, ibu bersalin.