Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu dan janin, termasuk risiko persalinan prematur, bayi berat lahir rendah, hingga kematian ibu. Status gizi dan pola makan yang tidak adekuat merupakan faktor utama yang memengaruhi kejadian KEK. Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu merupakan salah satu wilayah kerja yang masih menunjukkan angka kejadian KEK pada ibu hamil yang cukup tinggi. Metode: Skripsi ini berjudul “Hubungan Status Gizi dan Pola Makan dengan Kejadian KEK pada Ibu Hamil di Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan pola makan ibu hamil dengan kejadian KEK Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 34 ibu hamil yang dipilih dengan total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran status gizi berdasarkan LILA). Analisis data menggunakan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian KEK (p = 0,001), serta hubungan yang sangat signifikan antara pola makan dengan kejadian KEK (p = 0,001). Secara simultan, hasil analisis menunjukkan bahwa status gizi dan pola makan bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kejadian KEK, dengan nilai signifikansi 0,001. Nilai R square sebesar 0,805 mengindikasikan bahwa 80,5% variasi kejadian KEK pada ibu hamil dapat dijelaskan oleh faktor status gizi dan pola makan, sedangkan sisanya sebesar 19,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti kondisi sosial ekonomi, edukasi gizi, dan akses layanan kesehatan.