Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Fatherless Pada Emosi Anak Remaja Nadiatul Hikmah; Sri Nurhayati Selian
Wacana Psikokultural Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jwp.v3i1.18484

Abstract

Fenomena fatherless atau ketidakhadiran figur ayah semakin banyak dijumpai di masyarakat modern, terutama akibat perceraian, kematian, atau ketidak terlibatan emosional ayah dalam keluarga. Kondisi ini berpotensi memengaruhi perkembangan emosi dan kepribadian remaja. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman emosional remaja yang hidup tanpa kehadiran ayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga remaja berusia 15–16 tahun di Banda Aceh. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang mengalami kondisi fatherless bukan hanya berdampak pada aspek sosial dan akademik tetapi juga berdampak pada emosional yang beragam, mulai dari penarikan diri, kemarahan, hingga ekspresi kreatif, selain itu remaja farherless juga bergantung pada protektif lingkungan dan strategi coping individu. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan emosional keluarga dan layanan konseling bagi remaja fatherless agar mampu membangun keseimbangan emosi, konsep diri positif, serta resiliensi dalam menghadapi tantangan perkembangan psikologisnya  
Pengalaman Emosional Remaja dalam Kondisi Fatherless Nadiatul Hikmah; Sri Nurhayati Selian
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ath65n63

Abstract

The phenomenon of fatherlessness, or the absence of a father figure, is increasingly common in modern society, particularly due to divorce, death, or the father's emotional absence from the family. This condition has the potential to impact the emotional and personality development of adolescents. This study aims to deeply understand the emotional experiences of adolescents living without a father. This study used a qualitative phenomenological approach, with data obtained through interviews, observation, and documentation of three adolescents aged 15–16 in Banda Aceh. Data analysis employed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, which encompasses reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that adolescents experiencing fatherlessness not only experience social and academic impacts but also a variety of emotional impacts, ranging from withdrawal and anger to creative expression. Furthermore, fatherless adolescents rely on environmental protection and individual coping strategies. These findings demonstrate the importance of emotional family support and counseling services for orphaned adolescents to help them develop emotional balance, a positive self-concept, and resilience in facing the challenges of their psychological development.