Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Prototype Aplikasi Memoin Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Celine Aloyshima Haris; Vina Zahrotun Kamila; Reva Hidayati; Nur Aini Ramadhani; Rany Arsydianti
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/justikpen.v5i2.444

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang prototipe aplikasi Memoin sebagai solusi digital pendukung produktivitas pengguna melalui integrasi tiga fitur utama, yaitu to-do list, today schedule, dan memo dalam satu aplikasi mobile yang mudah digunakan. Perancangan antarmuka dilakukan menggunakan metode prototyping dengan bantuan perangkat lunak Figma, sedangkan evaluasi tingkat kegunaan aplikasi dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian melibatkan 71 responden pengguna smartphone yang menilai aspek kemudahan penggunaan, konsistensi antarmuka, serta kelayakan fungsi aplikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe Memoin memperoleh nilai rata-rata SUS sebesar 85,7, yang dikategorikan sebagai Excellent dan berada pada rentang Acceptable, sehingga menunjukkan bahwa aplikasi diterima dengan sangat baik oleh pengguna. Temuan ini mengindikasikan bahwa rancangan Memoin mampu menjawab kebutuhan pengguna terhadap aplikasi produktivitas terintegrasi yang efektif dan intuitif. Kesimpulannya, aplikasi Memoin memiliki tingkat usability yang tinggi serta potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut menuju tahap implementasi sebagai alat pendukung manajemen waktu dan pencatatan dalam kehidupan sehari-hari.
Revitalisasi Peran UKS melalui Program P3K CERIA untuk Kesiapsiagaan Pertolongan Pertama SMPN 37 Samarinda Dhiyaa Aulia Muttaqin; Rany Arsydianti; Regina Ediyanti; Yesika Limbong; Muhammad Ghazali; Ramadhan; Jance Jacob Sapulete; Ari Arifin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi September - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan sekolah yang sehat merupakan hal utama yang berhak dimiliki oleh seluruh warga sekolah, tak terkecuali di SMP Negeri 37 Samarinda. Kondisi sekolah yang sedang menjalani revitalisasi pembangunan, ditambah fasilitas Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang belum berjalan optimal karena hanya dikelola oleh satu orang, membuat sekolah membutuhkan sumber daya manusia yang siap memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) ringan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pembekalan dan menumbuhkan kesiapsiagaan pertolongan pertama bagi pengurus UKS, sekaligus memberdayakan mereka sebagai agen edukasi pertolongan pertama bagi warga sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan sasaran 29 pengurus UKS baru dari kelas VII dan VIII. Program berlangsung pada Agustus–September 2026 melalui tiga rangkaian kegiatan, yaitu Kelas Tanggap (edukasi dan praktik dasar), First Aid Ranger (simulasi penanganan kasus), dan Creative Campaign (lomba poster infografis). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus UKS memperoleh pengalaman awal dalam memahami dan mempraktikkan pertolongan pertama pada cedera ringan, meskipun tingkat kesiapan antarpengurus masih bervariasi. Sebagai salah satu output dari kegiatan ini, pengurus UKS berhasil membentuk kembali jadwal piket rutin dan mengaktifkan kembali fasilitas UKS yang sebelumnya vakum. Kegiatan ini turut mendukung kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi kondisi darurat ringan selama masa revitalisasi. Dapat disimpulkan bahwa integrasi edukasi P3K, simulasi, dan kampanye kreatif berbasis poster mampu mendorong pengurus UKS untuk lebih siap serta membantu menghidupkan kembali fungsi UKS, meskipun peningkatan kompetensi P3K secara terukur pada masing-masing pengurus masih perlu dievaluasi lebih lanjut pada kegiatan berikutnya.