Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memberikan peluang besar bagi dunia pendidikan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan kreativitas para pendidik. Meski demikian, tingkat literasi AI di kalangan guru, khususnya di lingkungan pondok pesantren, masih tergolong rendah sehingga perlu dilakukan peningkatan kapasitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Blokagung, Banyuwangi, dengan melibatkan 39 ustadz dan ustadzah sebagai peserta pelatihan. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan literasi serta keterampilan guru dalam memanfaatkan AI secara etis menggunakan pendekatan RGOLD (Relevance, Goal, Output, Learning, Development) dan CAPE Prompting (Clarity, Accuracy, Purpose, Ethics). Pelatihan dilaksanakan secara luring selama satu hari melalui metode hands-on learning yang dipadukan dengan evaluasi pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan kemampuan peserta dalam menggunakan AI untuk pembuatan bahan ajar, media pembelajaran digital, dan perencanaan kegiatan belajar mengajar. Selain memperkuat kesiapan guru menghadapi transformasi digital, pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya menjaga etika akademik dalam pemanfaatan teknologi AI.