This Author published in this journals
All Journal Sewagati
Fahmi Fahmi
Departemen Teknik Kimia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : sewagati

Pemanfaatan Teknologi Integrasi Pemasakan Gula Merah Tebu Berbasis Pemanasan Indirek Fadlilatul Taufany; Ali Altway; Susianto Susianto; Yeni Rahmawati; Siti Nurkhamidah; Fahmi Fahmi; Wahyu Tri Amaliah Provito; Nurul Kamaliya; Daffa Resendriya Kresna Wahyudi; Rifqi Faladhan
Sewagati Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i1.9396

Abstract

Pengrajin gula merah rakyat di Kecamatan Mojo, Kediri, masih mengandalkan pembakaran langsung yang memicu paparan asap/partikulat, distribusi panas tidak merata, dan mutu produk yang fluktuatif. Program pengabdian ini dipilih karena adanya urgensi terhadap peningkatan higienitas dan konsistensi mutu, sekaligus pemanfaatan bagasse (residu penggilingan tebu) yang lazim dipakai sebagai bahan bakar pada industri gula/jaggery agar lebih efisien dan ramah lingkungan. Metodenya mencakup perancangan instalasi paket pemanasan indirek berbasis uap (steam) pada mitra UD Dewi Gendis: boiler berbahan bakar bagasse untuk menghasilkan uap, integrasi tungku pemasakan nira bertenaga steam (pemanasan tak langsung), pelatihan operasi–perawatan, serta uji coba terkontrol dengan pemantauan suhu dan °Brix. Hasil awal menunjukkan proses lebih higienis (tanpa kontak asap), penyebaran panas lebih merata, dan kecenderungan warna lebih cerah serta tekstur lebih seragam pada gula merah. Temuan ini menegaskan potensi peningkatan produktivitas UMKM sekaligus praktik produksi yang lebih bertanggung jawab, sejalan dengan SDG 8 (pekerjaan layak & pertumbuhan ekonomi) dan SDG 12 (konsumsi–produksi berkelanjutan). Implementasi pemanasan indirek berbasis steam relevan sebagai pendekatan teknis - sosial untuk menaikkan mutu, efisiensi energi, dan keberlanjutan produksi gula merah rakyat.