Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Self-Esteem, Parental Social Support, and Academic Achievement among Junior High School Students in Public Schools Indah Purnama Sari; Yuzarion Yuzarion
Jurnal Counseling Care Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 3] No: 156/C/C3/KPT/2026
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jcc.2025.v9i1.8690

Abstract

This study aims to examine the relationship between self-esteem, parental social support, and students’ academic achievement in public junior high schools. A quantitative research design was employed, utilizing two primary instruments: the Self-Esteem Scale and the Parental Social Support Scale. Additionally, academic achievement data were obtained from the Academic Student Transcript System (ASTS) for the 2023/2024 academic year, focusing on eighth-grade students. The target population comprised 212 students, from which a sample of 113 was selected through cluster random sampling. Data analysis was conducted using multiple linear regression via SPSS version 19.00 for Windows. The results of the main hypothesis test indicated a multiple correlation coefficient (R) of 0.420, an F-value of 11.799, and a significance level of 0.000 (p < 0.01), suggesting a statistically significant relationship between the independent variables and academic achievement. The first minor hypothesis showed a regression coefficient of 0.203 with a significance level of 0.032 (p < 0.05), indicating a positive and significant relationship between self-esteem and academic achievement. The second minor hypothesis revealed a partial correlation coefficient of 0.312 with a significance level of 0.001 (p < 0.01), indicating a strong and statistically significant relationship between parental social support and academic achievement. Overall, self-esteem and parental social support jointly contributed 17.65% to the variance in students’ academic achievement. These findings underscore the importance of both psychological and social factors in supporting students’ academic success. Keywords: Academic achievement, parental social support, self-esteem.
Penguatan Kompetensi Digital Guru melalui Pelatihan Perancangan Game Edukasi Berbasis Scratch di SMPN 1 Teluk Mengkudu Mhd. Basri; Indah Purnama Sari; Andi Zulherry; Imam Riadi; Abdul Fadlil
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v5i1.1958

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut guru untuk memiliki kompetensi digital yang memadai, khususnya dalam merancang media pembelajaran yang interaktif dan menarik bagi peserta didik generasi Z. Namun, sebagian besar guru SMP masih mengalami keterbatasan dalam memanfaatkan aplikasi pemrograman visual untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan (game edukasi). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru-guru SMP Negeri 1 Teluk Mengkudu melalui pelatihan perancangan game edukasi berbasis Scratch. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan workshop dan hands-on training yang melibatkan 37 guru dari berbagai mata pelajaran. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur kemampuan awal peserta terkait pemanfaatan Scratch dan pemahaman dasar pemrograman visual, dilanjutkan dengan pelatihan intensif selama dua hari yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan game edukasi, kemudian diakhiri dengan post-test untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta. Hasil pre-test menunjukkan nilai rata-rata sebesar 5,95, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar guru belum familiar dengan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis Scratch. Setelah mengikuti pelatihan, hasil post-test menunjukkan peningkatan nilai rata-rata menjadi 9,50, atau terjadi peningkatan signifikan sebesar 3,55 poin dibandingkan sebelum pelatihan. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan berbasis Scratch efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang media pembelajaran interaktif berbasis game edukasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan berkelanjutan guna mendukung penguatan kompetensi digital guru serta transformasi pembelajaran berbasis teknologi di tingkat sekolah menengah pertama.