Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL BALI TRI HITA KARANA Terhadap PEMBELAJARAN IPAS MATERI HARMONI EKOSISTEM Ketut Happy Wahyuni; Zul Andrivat
MURABBI Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Murabbi
Publisher : Prodi PGMI STAI Sabili Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69630/jm.v4i2.76

Abstract

Pembelajaran IPAS pada SD Negeri 1 Sepang Kelod masih mengalami beberapa permasalahan dan kendala akibat beberapa faktor, khususnya pada materi Harmoni dalam Ekosistem. Tujuan studi ini untuk mengetahui perbaikan hasil pembelajaran IPAS tentang Harmoni dalam Ekosistem dengan pengimplementasian model Problem Based Learning (PBL) yang diorientasikan dengan Tri Hita Karana. Metode tindakan kelas yang dirancang dua siklus digunakan pada studi ini dengan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, hingga refleksi. Metode observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi dipergunakan dalam proses pengumpulan data hasil belajar siswa. Subjek pada studi tindakan kelas ini meliputi 15 orang siswa kelas V di SD Negeri 1 Sepang Kelod. Instrumen studi ini terdiri atas lembar observasi, tes pilihan ganda sejumlah 10 item soal. Analisis data dilaksanakan melalui pendekatan mix method. Temuan studi tindakan kelas merepresentasikan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar IPAS siswa selama siklus I dan II yang ditandai dengan mean siklus I yaitu 71,67 dengan daya serap 71,67%. Kemudian, mean siklus II mengalami peningkatan hingga memperoleh mean sebesar 82,33 dan daya serap sebesar 82,33%. Ketuntasan klasikal siswa pada siklus I yaitu 60% (kategori cukup) mengalami peningkatan hingga mencapai 100% (kategori Sangat Baik). Hal ini menyimpulkan bahwasannya penerapan model PBL berorientasi Tri Hita Karana berhasil memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran IPAS siswa kelas V SD.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 LUAOR Ummu Kalsum; Zul Andrivat
MURABBI Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Murabbi
Publisher : Prodi PGMI STAI Sabili Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69630/jm.v4i2.77

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media gambar dalam meningkatkan kemampuan bercerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 1 Luaor. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya kemampuan bercerita siswa, yang terlihat dari kurangnya kemampuan mengembangkan ide, menyusun alur cerita, serta keterbatasan kosakata yang digunakan saat berbicara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengkaji permasalahan secara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil pekerjaan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media gambar memiliki peran penting dalam menstimulasi imajinasi dan membantu siswa mengorganisasikan ide menjadi cerita yang runtut dan menarik. Penggunaan media gambar juga meningkatkan partisipasi aktif siswa selama pembelajaran dan mendorong keberanian mereka dalam menyampaikan pendapat. Faktor pendukung utama meliputi kesesuaian media dengan pengalaman siswa serta strategi guru dalam memberikan arahan melalui diskusi kelompok. Adapun hambatan yang ditemui antara lain keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan antar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar secara tepat dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan bercerita siswa sekolah dasar, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri 1 Luaor.
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN LITERASI DASAR BAGI SISWA KELAS IV TERHADAP PENINGKATAN MEMBACA ABJAD DI UPT SD NEGERI 169 SADAR Widya Hastuti; Zul Andrivat
MURABBI Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Murabbi
Publisher : Prodi PGMI STAI Sabili Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69630/jm.v4i2.79

Abstract

Basic literacy skills are the main foundation in the learning process in elementary school. However, there are still high class students who do not know the letters of the alphabet. This study aims to describe teachers' strategies in learning basic literacy for grade IV students at UPT SD Negeri 169 Sadar who experience literacy delays. This study uses a descriptive qualitative approach. Data was collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed by data reduction techniques, data presentation, and conclusion drawn. The results showed that teachers used three main strategies, namely: (1) phonics learning to introduce the relationship between letters and sounds, (2) the use of concrete media such as letter cards, pictures, and real objects, and (3) an individual and collaborative approach with parents. This strategy helps students recognize letters, read simple words, and increase learning motivation. This research emphasizes the importance of teacher innovation in adapting learning to the needs of students who experience delays in basic literacy.
PENERAPAN PENDEKATAN DEEP LEARNING TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS RENDAH DI MI SENTRA CENDEKIA MUSLIM Nur Fatimah; Zul Andrivat
MURABBI Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Murabbi
Publisher : Prodi PGMI STAI Sabili Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69630/jm.v4i2.80

Abstract

This study aims to analyze the application of the Deep Learning approach in mathematics learning in the lower class at MI Muslim Scholars Center. The Deep Learning approach is used to foster students' conceptual understanding, critical thinking, and reflective abilities towards basic math material. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of teachers and students in grade I of the Muslim Scholars Center. The results of the study show that the application of the Deep Learning approach can increase student learning activity and motivation through student-centered learning activities, such as group discussions, exploration of contextual problems, and reflection on learning outcomes. Students show improved ability to understand number concepts, basic calculation operations, and the application of concepts in daily life. In addition, teachers play an important role as facilitators in directing the deep thinking process and ensuring the active involvement of each student. Thus, the application of the Deep Learning approach has proven to be effective in improving the quality of mathematics learning in low grades, and can be used as an innovative alternative in an effort to improve numeracy competence in madrasah-based elementary schools.