Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Layanan Mobile Banking, Keamanan Data, dan Kepercayaan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Sulselbar dengan Kepuasan Nasabah sebagai Variabel Mediasi Annisa Syahrul; Batara Maju Simatupang; Antyo Pracoyo; R. Bambang Budhijana
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i8.366

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong transformasi layanan perbankan, termasuk penggunaan mobile banking sebagai saluran utama transaksi nasabah. Namun, peningkatan penggunaan mobile banking juga memunculkan tantangan terkait kualitas layanan, keamanan data, dan kepercayaan nasabah yang berdampak pada kepuasan dan loyalitas. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel-variabel yang mempunyai pengaruh terhadap Loyalitas Nasabah pada PT. Bank Sulselbar. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Loyalitas Nasabah dan variabel indepeden menggunakan Kualitas Layanan,  Keamanan Data dan Kepercayaan dengan variabel mediasi Kepuasan Nasabah. Penelitian ini menggunakan jumlah sampel yang sebanyak 105 responden. Metode analisis yang digunakan didalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis data kuantitatif. Teknik pengolahan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode Struktur Equation Modelling menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Kualitas Layanann Mobile Banking, Keamanan Data dan Kepercayaan berpengaruh terhadap Kepuasan Nasabah. Kualitas Layanann Mobile Banking, Keamanan Data, Kepercayaan dan Kepuasan Nasabah berpengaruh terhadap Loyalitas Nasabah. Kepuasan Nasabah dapat Mediasi pada variabel Kualitas Layanan Mobile Banking, Keamanan Data dan Kepercayaan terhadap Loyalitas Nasabah.
Pengaruh Transformasi Digital, Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, dan Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan PT Bank Sulselbar Andriany Andriany; Batara Maju Simatupang; R. Bambang Budhijana; Antyo Pracoyo
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 5 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i5.4168

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel-variabel yang dapat mempengaruhi pada kinerja karyawan pada PT Bank Sulselbar. Untuk variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan dan variabel independen menggunakan Transformasi Digital, Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja dan Pelatihan. Penelitian ini menggunakan jumlah sampel yang sebanyak 134 responden pegawai yang bekerja di perusahaan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada karyawan. Teknik pengolahan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode Struktur Equation Modelling menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Digital Transformation, Work Motivation, Work Environment dan Training secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Employee Performance. Variabel Digital Transformation, Work Motivation, Work Environment dan Training secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel Employee Performance. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keempat variabel independen tersebut secara bersama-sama berkontribusi sebesar 79,7% terhadap peningkatan kinerja karyawan, dengan pengaruh terbesar berasal dari variabel Transformasi Digital (koefisien 0,268), diikuti oleh Lingkungan Kerja (0,249), Motivasi Kerja (0,228), dan Pelatihan (0,227). Implikasi temuan dari penelitian ini adalah bahwa manajemen PT Bank Sulselbar perlu memprioritaskan penguatan transformasi digital melalui integrasi teknologi ke seluruh lini bisnis dan pelatihan kompetensi digital bagi karyawan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan sistem motivasi yang berbasis penghargaan adil untuk memaksimalkan kinerja karyawan di era perbankan digital.
Formulating a Business Process Outsourcing Strategy to Enhance Competitive Advantage: A Case Study of PT ABC in the Indonesian Outsourcing Industry Bayu Istantoro; Ahmad Adriansyah; Antyo Pracoyo; Batara Maju Simatupang
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 3 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i3.1124

Abstract

The Indonesian outsourcing industry is currently dominated by low-margin Manpower Outsourcing (MPO) services, with limited development in high value-added segments such as Business Process Outsourcing (BPO). Most domestic providers face stagnant profit margins below 3%, intense price competition, and heavy reliance on labor-intensive operations. Against this backdrop, digital transformation and BPO service automation have become critical differentiators in global markets, yet remain underutilized in Indonesia. This study aims to formulate a Business Process Outsourcing (BPO) development strategy at PT ABC to enhance its competitive advantage within Indonesia’s outsourcing industry. The research adopts a qualitative single-case study approach, leveraging internal documentation, strategic meeting transcripts, and informal interviews with management. Using the Playing to Win framework, supported by the VRIO and McKinsey 7S models, this study explores how PT ABC can shift from Manpower Outsourcing dominance to a more balanced portfolio emphasizing BPO services. Results indicate that although BPO currently contributes only 11.2% of gross profit, it holds a growing profit margin—rising from 27.9% (2022) to 32.4% (2023)—and potential for expansion in the BFSI sector. Strategic implications include client diversification beyond PT XYZ, technological innovation, and enhanced workforce capabilities. The study finds that implementing data-driven systems and thematic training programs is essential to support sustainable transformation. These insights offer a practical roadmap for PT ABC to increase profitability and reduce dependency on labor-intensive services.
The Effect of Digital Leadership Style, Compensation, and Employee Engagement on Employee Loyalty Through the Performance of Generation Z Employees at Sinar Mas Insurance Herlita Sanawati Lingga; Fermico Karambut; Batara Maju Simatupang; Vidiyanna Rizal Putri
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 9 (2026): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i9.1414

Abstract

This research aims to examine and analyze the direct influence of digital leadership style, compensation, and employee engagement on employee performance, as well as their influence on employee loyalty through performance as a mediating variable among Generation Z employees at PT Asuransi Sinar Mas. The research variables consist of Digital Leadership Style, Compensation, and Employee Engagement as independent variables, Employee Loyalty as the dependent variable, and Employee Performance as the mediating variable. The research method used is a quantitative descriptive approach with an explanatory design. Primary data were collected through questionnaires from 200 Generation Z employee respondents selected using a convenience sampling technique. The research stages include validity testing, reliability testing, classical assumption testing (multicollinearity, heteroscedasticity, and normality), and data analysis using path analysis with the SPSS program. The results of the study indicate that digital leadership style, compensation, and employee engagement simultaneously and partially have a positive and significant effect on employee performance. In addition, employee performance is empirically proven to play a significant role in linking the three independent variables to employee loyalty. Employee engagement was found to be the most dominant driver of loyalty. As managerial advice, companies should continue strengthening their digital leadership ecosystem and investing in psychological well-being programs to enhance employee retention. Furthermore, management is advised to implement an open recruitment system to remain competitive and transparent, mitigate the risk of young talent turnover, and optimize productivity to foster long-term loyalty.