Anjur Perkasa Alam
Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sense-Making Of Shariah Digital Economy Among Muslim Micro-Entrepreneurs: A Qualitative Case Study Of Mandailing Natal Jureid; Anjur Perkasa Alam; Asmawarna Sinaga; Mufti Fahrizal Harahap; Hamdanil
Lan Tabur: JURNAL EKONOMI SYARIAH Vol. 7 No. 2 (2026): (March)
Publisher : LAN TABUR: Jurnal Ekonomi Syariah The Islamic University of KH. Achmad Muzakki Syah Jember, East Java. Jember Jln. Manggar Gebang Poreng 139A Patrang Jember Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lt.v7i2.164

Abstract

Introduction: The development of the Shariah digital economy presents both opportunities and challenges for Muslim micro and small enterprises (MSMEs), particularly in interpreting Shariah principles in the digital era. This study aims to explore the sense-making process of Muslim MSME actors in Mandailing Natal in understanding and implementing Shariah-compliant digital economic practices. Methods: A qualitative interpretive case study approach was employed, involving some of active MSME informants through in-depth interviews, participatory observation, and documentation of digital Shariah practices. Findings indicate that Shariah compliance in digital practices is pragmatic, adaptive, and contextual, involving negotiation between technological efficiency and religious values, as well as dual legitimacy from formal authorities and personal experience. Results: The Results highlight the critical role of actor sense-making in constructing subjective understanding of complex and often ambiguous Shariah principles. Conclusion and suggestion: Theoretically, this research extends the literature on Islamic digital economy and Shariah fintech by emphasizing the interpretive social construction of Shariah compliance. Practically, the findings provide guidance for developing digital platforms, Shariah digital literacy programs, and collaborations between regulators and religious authorities to enhance inclusion and sustainability of Muslim MSMEs
Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat Pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Langkat Muhammad Ronaldo; Ahmad Fuadi; Anjur Perkasa Alam
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat memiliki peran strategis dalam menanggulangi kemiskinan, namun realisasi penghimpunannya di Indonesia masih jauh dari potensi maksimal karena masalah kredibilitas lembaga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan prinsip transparansi dalam pengelolaan zakat, bentuk akuntabilitas dalam pelaporan dan pertanggungjawaban, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terwujudnya transparansi dan akuntabilitas pada BAZNAS Kabupaten Langkat. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan/staf BAZNAS, muzakki, dan mustahik, serta melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui teknik triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil Penelitian: Temuan penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Langkat telah menunjukkan komitmen dalam menerapkan transparansi dan akuntabilitas melalui penggunaan sistem pelaporan digital SIMBA yang memudahkan pencatatan arus dana secara terintegrasi. Akuntabilitas juga diperkuat dengan adanya audit internal rutin dan prosedur seleksi mustahik yang objektif. Namun, penerapan tersebut belum optimal karena akses publik terhadap laporan keuangan masih terbatas pada media internal dan belum menjangkau masyarakat luas secara periodik. Faktor pendukung utama adalah komitmen pimpinan dan dukungan teknologi, sedangkan hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan SDM yang menguasai teknologi informasi serta rendahnya literasi zakat di masyarakat.
Analisis Strategi Pemasaran Cicilan Emas Pada Pegadaian Syariah Cabang Langsa Muhammad Ryansyah Putra Nasution; Anjur Perkasa Alam; Diyan Yusri
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kehadiran produk cicilan emas di pegadaian syariah cabang Langsa, tentu perlunya strategi pemasaran. Dalam meningkatkan minat nasabah produk cicil emas, perusahaan perlu melakukan strategi pemasaran yang berfokus pada peningkatan dan inovasi produk secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran cicilan emas pada pehadaian syariah cabang Langsa. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini yaitu bagian marketing. Adapun teknhik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Strategi pemasaran cicilan emas yang digunakan Pegadaian Syariah Cabang Langsa dengan langkah promosi, promosi yang dilakukan seperti memasang flyer dan benner, menempelkan stiker, menghubungi nasabah secara langsung via WA blast; 2) Produk cicilan emas yang diterapkan pada Pegadaian Syariah Cabang Langsa adalah emas lantakan yang diproduksi oleh PT. Antam Tbk, ketetapan harga yang dimiliki oleh Pegadaian Syariah tentu berbeda dengan tempat yang lainnya dan besaran pembiayaan dengan ketentuan DP 15% tambah biaya admin, menggunakan akad murabahah dan jangka waktu pembiayaan 3 bulan sampai 3 tahun; dan 3) Hambatan Dalam Pemasaran Cicilan Emas Pada Pegadaian Syariah Cabang Langsa terdapat pada ketidakpastian harga emas yang kadang naik turun, membuat pihak Pegadaian Syariah Cabang Langsa tetap hadir untuk memberikan pengenalan dan penawaran produk dengan menerapkan strategi pemasaran yang maksimal.
Peran Akad Wakalah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Nasabah Pada Bank Syariah Indonesia KCP Pangkalan Brandan Arju Surya Kusuma; Anjur Perkasa Alam; Khairunnisa
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 5 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mewujudkan keinginan nasabah melalui akad wakalah yang dilakukan nasabah dengan pihak Bank Syariah Indonesia KCP Pangkalan Brandan dalam memperoleh suatu pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akad wakalah dalam meningkatkan kesejahteraan nasabah pada Bank Syariah Indonesia KCP Pangkalan Brandan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini yaitu bagian marketing. Adapun teknhik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan ini dilakukan dengan mengikuti syariat islam yang telah ditentukan dengan tahap-tahapan yang telah disusun dari awal dan mengikuti target pasar seperti pelaku bisnis dan UMKM; 2) Peran akad wakalah pada Bank Syariah Indonesia KCP Pangkalan Brandan sangat penting dalam mensejahterakan masyarakat, terutama melalui peningkatan efisiensi ekonomi, pemberdayaan UMKM, dan optimalisasi jasa keuangan syariah. Akad ini memungkinkan satu pihak mewakilkan urusan kepada pihak lain yang lebih ahli atau memiliki kapasitas lebih baik. Bank Syariah Indonesia KCP Pangkalan Brandan merupakan bank yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kepada pihak-pihak kekurangan dana dalam rangka mensejahterakan rakyat dan berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam; 3) Evaluasi akad wakalah dalam meningkatkan kesejahteraan nasabah pada Bank Syariah Indonesia KCP Pangkalan Brandan dilakukan pengawasan dan pemantauan kepada nasabah untuk tepat waktu sesuai dengan perjanjianyang telah disepakati bersama. Pengawasan dan pemantauan ini dilakukan guna untuk mencegah resiko kepada nasabah maupun pihak Bank.
Pengaruh Pendapatan Bagi Hasil, Pendapatan Margin Murabahah, Dan Simpanan Wadiah Terhadap Return On Assets Pada Bank Syariah Indonesia Periode 2019 –2024 Siska Rahayu; Anjur Perkasa Alam; Khairani Sakdiah
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 5 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Bagi Hasil, Pendapatan Margin Murabahah, dan Dana Wadiah terhadap Return On Assets (ROA) Bank Syariah Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan Bank Syariah Indonesia selama periode penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS, yang didahului oleh uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pendapatan Bagi Hasil, Pendapatan Margin Murabahah, dan Dana Wadiah tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA Bank Syariah Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi masing-masing variabel yang lebih besar dari 0,05. Secara simultan, hasil uji F juga menunjukkan bahwa Pendapatan Bagi Hasil, Pendapatan Margin Murabahah, dan Dana Wadiah tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini hanya mampu menjelaskan variasi ROA sebesar 5,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kinerja Bank Syariah Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh Pendapatan Bagi Hasil, Pendapatan Margin Murabahah, dan Dana Wadiah, tetapi juga oleh faktor-faktor lain seperti efisiensi operasional, kualitas pembiayaan, dan kondisi makroekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian akademik di bidang perbankan syariah serta menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manajemen dalam meningkatkan kinerja keuangan bank.