p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Alienasi Multidimensi Mahasiswa Pendatang di Universitas Djuanda Alisha Syailendra Wahyudi
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23089

Abstract

Mahasiswa pendatang merupakan kelompok yang rentan mengalami keterasingan dalam proses adaptasi di lingkungan pendidikan tinggi. Perpindahan dari daerah asal menuju kehidupan kampus menghadirkan tuntutan akademik, sosial, dan psikologis yang berlapis, yang berpotensi memengaruhi keseimbangan hidup dan pembentukan identitas diri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena alienasi multidimensi yang dialami oleh mahasiswa pendatang semester satu di Universitas Djuanda, dengan menelaah keterasingan diri, relasi sosial-digital, serta aspek struktural dan spasial dalam kehidupan kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga orang mahasiswa pendatang semester satu yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterasingan muncul tidak hanya akibat tekanan eksternal seperti tuntutan akademik dan ekspektasi sosial, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor internal berupa konflik identitas dan proses adaptasi awal perkuliahan. Selain itu, penggunaan media sosial dan fenomena phubbing berkontribusi terhadap menurunnya kualitas interaksi interpersonal dan munculnya krisis otentisitas. Sementara itu, aspek spasial dan struktural tidak selalu dimaknai sebagai sumber utama keterasingan, namun keterbatasan partisipasi sosial pada fase awal perkuliahan tetap memengaruhi rasa memiliki mahasiswa pendatang terhadap lingkungan kampus.
Peran Komunitas Carat sebagai Ruang Sosial Digital dalam Pembentukan Identitas Sosial Penggemar SEVENTEEN Alisha Syailendra Wahyudi
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23117

Abstract

Fandom K-pop berkembang sebagai komunitas sosial digital yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang hiburan, tetapi juga berperan dalam pembentukan identitas sosial penggemarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunitas Carat dalam membentuk identitas sosial penggemar grup musik SEVENTEEN serta dampak sosial yang dirasakan oleh anggotanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring kepada 12 responden penggemar SEVENTEEN. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan bentuk interaksi, tingkat kenyamanan berkomunikasi, dan dampak positif keikutsertaan dalam fandom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fandom Carat menjadi ruang sosial yang suportif melalui interaksi komunikasi santai, partisipasi dalam kegiatan fandom, serta rasa kebersamaan yang kuat. Keikutsertaan dalam komunitas Carat memberikan dampak positif berupa terbentuknya relasi sosial, dukungan emosional, peningkatan kepercayaan diri, dan penguatan identitas sosial penggemar.