This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jaringan Solidaritas sebagai Sistem Hubungan Dzadia Dzafiran Nur
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23419

Abstract

Solidaritas berfungsi seperti jaringan (network) yang menghubungkan orang-orang mirip simpul-simpul yang saling terjalin. Dalam solidaritas mekanis (masyarakat tradisional), jaringan ini padat dan homogen, berdasarkan kesamaan nilai dan ritual. Dalam solidaritas organik (masyarakat modern), jaringan ini lebih kompleks dan saling bergantung, melalui pembagian kerja spesialisasi. Sebagai Sistem Hubungan  sosial yang dinamis, di mana hubungan individu bukan isolasi, melainkan bagian dari keseluruhan. Sistem ini didasarkan pada moralitas kolektif, bukan hanya kontrak pribadi. Durkheim menekankan bahwa tanpa sistem ini, masyarakat rentan terhadap anomie (kehilangan norma), yang bisa menyebabkan masalah seperti bunuh diri atau konflik, seperti dijelaskan dalam Suicide (1897). Dari Durkheim Ia menganalisis masyarakat primitif (seperti suku Aborigin) di mana solidaritas mekanis membentuk jaringan kuat melalui hukum pidana dan ritual bersama. Di masyarakat industri, solidaritas organik menciptakan sistem hubungan melalui interdependensi ekonomi, seperti dokter dan petani yang saling mendukung. Modern bayangkan jaringan sosial seperti keluarga besar atau komunitas online—hubungan ini membentuk sistem yang mendukung kohesi, mencegah isolasi.