Niswatin Niswatin
Universitas Negeri Surabaya - UNESA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KELAPA SAWIT PRIMADONA PERKEBUNAN YANG MAMPU MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI MANDIRI DI DESA SUMBER JAYA KECAMATAN SIGINGI HILIR Abdina Putri Qiasa; Niswatin Niswatin
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 8, No 1 (2024): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v8i1.82136

Abstract

Kebun kelapa sawit menjadi primadona dalam sektor pertanian di berbagai daerah di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia meningkat pesat, mencapai 16,38 juta hektar, dengan Riau sebagai provinsi terluas, menguasai 20,68% dari total luas perkebunan kelapa sawit di seluruh Indonesia.Di Kabupaten Kuantan Singingi, Desa Sumber Jaya menjadi salah satu subsektor unggulan dengan memanfaatkan sebagian besar lahan pertanian sebagai kebun kelapa sawit. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa keberadaan kebun kelapa sawit memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat, meningkatkan pendapatan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan aksesibilitas. Namun, keberadaan kebun kelapa sawit juga menimbulkan sejumlah tantangan, seperti masalah perizinan, biaya perawatan yang tinggi, serta dampak lingkungan dan sosial yang signifikan. Meskipun memberikan pendapatan yang menjanjikan, manajemen pertanian yang bertanggung jawab untuk meminimalkan dampak lingkungan dan sosialnya sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari kebun kelapa sawit terhadap pendapatan petani mandiri di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Singingi Hilir. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan mewawancarai petani mandiri untuk memahami perubahan yang terjadi, tantangan yang dihadapi, dan pandangan mereka terkait pengelolaan kebun kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun kelapa sawit memberikan pendapatan tetap bagi petani mandiri meskipun ada tantangan seperti biaya perawatan yang tinggi dan perubahan praktik pertanian. Penelitian ini memberikan gambaran tentang kompleksitas praktik pertanian kebun kelapa sawit dan tantangan yang dihadapi petani mandiri. Kesimpulannya, sambil memberikan pendapatan yang menjanjikan, pertanian kebun kelapa sawit memerlukan manajemen yang lebih bertanggung jawab untuk meminimalkan dampak lingkungan dan sosialnya. Kata Kunci: Kelapa Sawit; Petani Mandiri; PendapatanAbstractOil palm plantations are excellent in the agricultural sector in various regions in Indonesia. In recent years, the area of oil palm plantations in Indonesia has increased rapidly, reaching 16.38 million hectares, with Riau as the largest province, controlling 20.68% of the total area of oil palm plantations throughout Indonesia.In Kuantan Singingi Regency, Sumber Jaya Village has become one of the leading subsectors by utilizing most of the agricultural land as oil palm plantations. Previous research has shown that the existence of oil palm plantations has a positive impact on the community's economy, increasing income, creating jobs, and increasing accessibility. However, the existence of oil palm plantations also poses a number of challenges, such as licensing issues, high maintenance costs, and significant environmental and social impacts. Although it provides promising income, responsible management of the farm to minimize its environmental and social impact is indispensable. This study aims to explore the impact of oil palm plantations on the income of independent farmers in Sumber Jaya Village, Singingi Hilir District. Qualitative research methods were used by interviewing independent smallholders to understand the changes that occurred, the challenges faced, and their views regarding oil palm plantation management. The results showed that oil palm plantations provide a steady income for independent smallholders despite challenges such as high maintenance costs and changes in agricultural practices. This research provides an overview of the complexity of oil palm plantation farming practices and the challenges faced by independent smallholders. In conclusion, while providing promising incomes, oil palm plantation farming requires more responsible management to minimize its environmental and social impacts. Keywords: Independent Farmer; Income; Oil Palm