Nailla Febriana Aulia Putri
Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) Asmi Novitria Sari; Amaretha Purwaningtiyas; Resa Nur Kasanah; Nailla Febriana Aulia Putri; Sutrisno Sutrisno
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol. 12 No. 1 (2026): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Lembaga Pengembangan Profesi Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v12i1.525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) dengan menggunakan enam indikator berpikir kritis yang dikembangkan oleh Facione, yaitu interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, dan self-regulation. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam untuk menelusuri proses berpikir siswa secara lebih detail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa pada indikator interpretation dan analysis berada pada kategori sedang hingga tinggi, namun kemampuan pada indikator evaluation, inference, dan self-regulation masih rendah. Banyak siswa mampu mengidentifikasi informasi dan menerapkan prosedur penyelesaian, tetapi belum mampu mengevaluasi langkah-langkah secara kritis serta menjelaskan alasan logis di balik proses penyelesaian yang dipilih. Hasil ini mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir kritis dalam konteks SPLDV belum berkembang secara optimal dan masih memerlukan intervensi pembelajaran yang lebih terstruktur. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa indikator berpikir kritis Facione efektif digunakan untuk memetakan proses berpikir siswa dan dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pemahaman konsep serta kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.