Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam strategi-strategi yang diterapkan oleh Kepala Sekolah dalam mengoptimalkan partisipasi orang tua guna mencapai peningkatan kualitas sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada SDN Ngemplak Simongan 01. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Kepala Sekolah, guru, dan perwakilan Komite Sekolah/orang tua, serta observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga pilar strategi utama Kepala Sekolah: (1) Strategi Komunikasi Proaktif dan Berkelanjutan (menciptakan iklim kepercayaan dan transparansi), (2) Strategi Program Keterlibatan Beragam (menggeser fokus dari sumbangan dana ke sumbangan tenaga dan pikiran/keahlian), dan (3) Strategi Pemberdayaan dan Pelatihan Orang Tua (meningkatkan kompetensi orang tua sebagai co-educators melalui workshop terstruktur). Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam mengubah partisipasi orang tua dari pasif menjadi aktif dan bermakna. Pengoptimalan partisipasi berfokus pada kemitraan setara, yang selaras dengan Model Overlapping Spheres of Influence Epstein. Keterlibatan yang didasarkan pada kompetensi dan kepercayaan ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas sekolah dalam dimensi akademik, sosial-emosional, dan dukungan fasilitas. Kepala Sekolah yang efektif adalah pemimpin yang mampu merancang arsitektur kemitraan antara sekolah dan keluarga. Partisipasi orang tua yang optimal, didukung oleh strategi pemberdayaan, merupakan variabel kunci yang menentukan keberhasilan sekolah dalam mencapai mutu pendidikan yang lebih tinggi.