Rusman Masuku
Universitas Muhammadiyah Buton

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGURANGI KECENDERUNGAN KECEMASAN AKADEMIK SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 SATAP TALIABU TIMUR SELATAN Rusman Masuku; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 01 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kecenderungan kecemasan akademik yang dialami oleh siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif metode eksperimen pre-experimental dengan desain one group pretest posttest. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 4 Satap Taliabu Timur Selatan sejumlah 22 siswa dan jumlah sampel 8 siswa dengan teknik pengambilan sampel melalui sampling purposive yang memiliki kecenderungan kecemasan akademik yang tinggi. Pengumpulan data menggunakan skala kecemasan akademik. Teknik analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan: (1) secara umum, dari 22 siswa kelas VIII, 8 siswa berada pada kategori kecemasan akademik tinggi atau berkisar 36.4% dari jumlah tersebut memiliki kecenderungan kecemasan akademik yang tinggi. Namun setelah proses bimbingan kelompok, 8 siswa yang memiliki kecemasan akademik mengalami penurunan pada kategori sedang dan rendah, yang berarti para siswa telah memiliki kecenderungan kecemasan akademik yang baik; (2) Bimbingan kelompok mampu menurunkan kecenderungan kecemasan akademik siswa dan efektif untuk dilakukan, karena siswa telah mengalami perubahan sikap dan perilaku yang baik seperti siswa mulai rileks dan tenang mengerjakan, memaparkan dan mengumpulkan tugas-tugas, mulai jarang dan berkurang keringat saat ditunjuk ataupun ditanya terkait materi pelajaran, tidak panik dan tidak terbata-bata saat menjelaskan dan mempersentasikan materi atau menjawab pertanyaan, detak jantung mulai normal ketika mengahdapi kesulitan dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugas-tugas serta mulai fokus dan konsentrasi dengan penjelasan materi dari guru. Bimbingan kelompok dengan 7 kali pertemuan telah mampu menurunkan kecenderungan kecemasan akademik siswa secara persentasi dari 8 sampel penelitian, 5 siswa atau 67.5% pada kategori rendah dan 3 siswa atau 32.5% pada kategori sedang, dengan Sig (2-tailed) sebesar 0.012 < 0.05 atau (p<0.05), yang berarti ada perbedaan kecemasan akademik sebelum pretest dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok (posttest).