Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Effectiveness of Group Counseling through Behavior Contract Techniques to Improve Student Discipline in Class X1 MAN 1 Buton Serllan Permata Sari; Maria Ulfa; Samsaifil Samsaifil
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 1 No. 4 (2023): DECEMBER, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research helps implement group guidance through behavior contract techniques to improve discipline which can make it easier for students to better understand their physical and social environment. The aim of this research is to determine the initial condition of discipline of class XI students at MAN 1 Buton for the 2022-2023 academic year. Based on the research results and data analysis, it can be concluded: in general, the pretest of class Post-test data in the low category consisted of 0 students, in the medium category consisted of 3 students (25%), and 9 students (75%) in the high category. The results of the Wilcoxon test analysis using the SPSS for Windows 21 computer program showed an asymp.sig (2-talied) value of 0.002<00.05, a Z value of (-2.527b) was obtained so that the hypothesis was accepted. This means that it can be concluded that providing treatment with group counseling using the Behavior Contrack technique can effectively improve student discipline.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIOR SKILL TRAINING UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU ASERTIF SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 BAUBAU Widhy Putri Marsriayu Ngabdil; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 1 No. 02 (2022): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektifitas Konseling kelompok dengan teknik Behavior Skill Training untuk meningkatkan perilaku asertif siswa, Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, Metode penelitian Pre-experimental design dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Baubau melalui teknik sampling pupossive dengan sampel penelitian 10 siswa. Hasil pretest dan posttest menunjukan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05 atau (p < 0,05), dengan hasil tersebut menunjukan adanya perbedaan antara pretest dan posttest. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis dengan menggunakan uji wilcoxon dengan taraf signifikansi p < 0,05.Hasil penelitian dan analisis melalui Konseling kelompok dengan teknik Behavior Skill Training terbukti efektif untuk meningkatkan perilaku asertif siswa dan dapat dijadikan sebagai informasi bagi guru bimbingan dan konseling dalam upaya meningkatkan perilaku asertif siswa melalui layanan konseling kelompok dengan memanfaatkan teknik Behavior Skill Training..
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGURANGI KECENDERUNGAN KECEMASAN AKADEMIK SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 SATAP TALIABU TIMUR SELATAN Rusman Masuku; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 01 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kecenderungan kecemasan akademik yang dialami oleh siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif metode eksperimen pre-experimental dengan desain one group pretest posttest. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 4 Satap Taliabu Timur Selatan sejumlah 22 siswa dan jumlah sampel 8 siswa dengan teknik pengambilan sampel melalui sampling purposive yang memiliki kecenderungan kecemasan akademik yang tinggi. Pengumpulan data menggunakan skala kecemasan akademik. Teknik analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan: (1) secara umum, dari 22 siswa kelas VIII, 8 siswa berada pada kategori kecemasan akademik tinggi atau berkisar 36.4% dari jumlah tersebut memiliki kecenderungan kecemasan akademik yang tinggi. Namun setelah proses bimbingan kelompok, 8 siswa yang memiliki kecemasan akademik mengalami penurunan pada kategori sedang dan rendah, yang berarti para siswa telah memiliki kecenderungan kecemasan akademik yang baik; (2) Bimbingan kelompok mampu menurunkan kecenderungan kecemasan akademik siswa dan efektif untuk dilakukan, karena siswa telah mengalami perubahan sikap dan perilaku yang baik seperti siswa mulai rileks dan tenang mengerjakan, memaparkan dan mengumpulkan tugas-tugas, mulai jarang dan berkurang keringat saat ditunjuk ataupun ditanya terkait materi pelajaran, tidak panik dan tidak terbata-bata saat menjelaskan dan mempersentasikan materi atau menjawab pertanyaan, detak jantung mulai normal ketika mengahdapi kesulitan dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugas-tugas serta mulai fokus dan konsentrasi dengan penjelasan materi dari guru. Bimbingan kelompok dengan 7 kali pertemuan telah mampu menurunkan kecenderungan kecemasan akademik siswa secara persentasi dari 8 sampel penelitian, 5 siswa atau 67.5% pada kategori rendah dan 3 siswa atau 32.5% pada kategori sedang, dengan Sig (2-tailed) sebesar 0.012 < 0.05 atau (p<0.05), yang berarti ada perbedaan kecemasan akademik sebelum pretest dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok (posttest).
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR SISWA SMP NEGERI 45 BUTON Indri; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 02 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v2i02.4993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok teknik relaksasi untuk mengurangi kejenuhan belajarsiswa kelas VIII SMP Negeri 45 Buton. Metode penelitian menggunakan experimental dengan desain penelitian Pre Experimental Desain: One Group Pretest-Posttest design dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini 21 siswa dan sampel dalam penelitian ini 9 siswa maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan skala kejenuhan belajar. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon.Adapun hasil penelitian mengalami pengurangan kejenuhan belajar siswa dapat lihat berdasarkan hasilpre-test dalam penelitian ini memperoleh nilai rat-rata 28,06%. Dan nilai rata-rata hasil post-test 18,95%.Hasil analisis uji test statistik uji wilcoxon masing-masing pretest danposttest menunjukkan nilai Z (-2.668a) dan pada nilaiAsymp. Sig (2-tailed) sebesar 0.008< 0.05 atau (p<0.05), yang berarti ada perbedaan yang signifikan pada pengisisan skala kejenuhan belajar siswa sebelum diberikan konseling kelompokteknik relaksasi(pretest) dan setelah diberikan konseling kelompok teknik relaksasi(posttest).sehingga konseling kelompokteknik relaksasi efektif mengurangi kejenuhan belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Buton
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Media Tiktok Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas X SMK Negeri 2 Baubau Hesti; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 01 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i01.5690

Abstract

Abstrak: Kepercayaan diri merupakan keyakinan yang berkaitan dengan kemampuan dan harga diri yang kuat. Banyak siswa yang memiliki kepercayaan diri rendah yang ditemukan pada siswa Kelas X SMK Negeri 2 Baubau, sehingga untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok melalui media Tiktok. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) untuk mengetahui gambaran umum kepercayaan diri siswa kelas X SMK Negeri 2 Baubau, (2) untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingna kelompok melalui media Tiktok untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X SMK Negeri 2 Baubau, (3) untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok melalui media Tiktok untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X SMK Negeri 2 Baubau. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian One group pretest-posttest. Subjek penelitian ini terdiri dari 10 siswa kelas X SMK Negeri 2 Baubau yang memiliki kepercayaan diri rendah. Metode pengumpulan data yang digunkan yaitu skala pengukuran dengan menggunakan skala linkert sedangkan teknik analisis data yang digunakan uji wilcoxon statistic non parametric. Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp.sig.(2-tailed) sebesar 0,005<0,05 atau (p<0,05), dengan hasil tersebut menunjukan bahwa ada perbedaan yang sebelum di berikan treatmen (pretetst) dan setelah diberikan treatmen (post-test), sehingga layanan bimbingan kelompok melalui media Tiktok efektif dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X SMK Negeri 2 Baubau. Kata Kunci: Kepercayaan Diri, Bimbingan Kelompok, Tiktok
Efektivitas Bimbingan Kelompok melalui Teknik Expressive Writing untuk Meningkatkan Kemampuan Mengelola Emosi Amarah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Baubau Desi Damayanti Desi Damayanti; Samsaifil; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 2 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i2.6321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji Bimbingan Kelompok Melalui Teknik Expressive Writing Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengelola Emosi Amarah siswa. Metode penelitian menggunakan experimental dengan desain penelitian Pre Experimental Desain: One Group Pretest-Posttest design dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini kelas VIII 3 dijadikan kelas penelitian dengan jumlah 24 siswa. Dari siswa inilah peneliti gunakan untuk mengetahui gambaran umum kemampuan mengelola emosi amarah pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Baubau. Sehingga yang memiliki kategori rendah kemampuan mengelola emosi amarah 10 orang siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan tingkat kemampuan mengelola emosi amarah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Baubau pada nilai yang di peroleh pre-test 18,39% dan post-test 29,16%, sehingga di peroleh hasil dari uji uji wilcoxon di gunakan untuk membandingkan perbedaan nilai pre-test dan post-test , sehingga memperoleh nilai signifikansi atau Asymp. Sig (2-tailed) 0.005< 0.05, maka hipotesis diterima. yang berarti dapat disimpulkan bahwa pemberian perlakuan bimbingan kelompok melalui teknik expressive Writing dapat meningkatkan kemampuan mengelola emosi amarah siswa secara signifikan atau efektif untuk dilakukan.
Pengembangan Video Animasi Melalui Bimbingan Kelompok Untuk Mempersiapkan Diri Siswa Dalam Menghadapi Menstruasi Di Kelas VII SMPN 7 Baubau Esti Rahayu Esti; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 01 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i01.7533

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui analisis kebutuahan video animasi untuk mempersiapkan diri menghadapi menstruasi siswa, 2) mengetahui prototipe pengembangan video animasi melalui bimbingan kelompok, 3) mengetahui tingkat validasi dan kepraktisan video animasi melalui, bimbingan kelompok untuk mempersiapkan diri siswa dalam menghadapi menstruasi siswa di kelas VII SMP Negeri 7 Baubau. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model Borg and Gall, dengan 3 subjek uji ahli produk dan sabjek uji coba produk sebanyak 12 siswa kelas VII SMP Negeri 7 Baubau. Hasil penelitin menunjukan tingkat faliditas dan kepraktisan dari ahli materi dan praktisi terhadap video animasi di peroleh skor total sebanyak 370 dengan presentase 92,71%, termasuk dalam kriteria “Sangat Sesuai”. Hasil validasi dari ahli media memperoleh skor 370 dengan priesentase 92,71%, termasuk dalam kriteri “Sangat Baik”. Sedangkan hasil tanggapan siswa terhadap video animasi memperoleh skor 6 dengan presentase 75 % termaksud dengan kriteria “Sangat Sesuai dan Sangat Baik”.
Analisis Komunikasi Interpersonal Anak Dalam Keluarga Pasca Perceraian Di Kota Baubau Rachmad Ramadhan Romy; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 2 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i2.7659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran komunikasi interpersonal anak dalam keluarga pasca perceraian pada remaja di kota baubau, (2) faktor penyebab terjadinya permasalahan komunikasi interpersonal, dan (3) peran konseling individual dalam mengatasi permasalahan komunikasi interpersonal anak dalam keluarga pasca perceraian. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara, dengan tahapan studi kasus yaitu identifikasi masalah, diagnosis, pelaksanaan treatment dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) komunikasi antara subjek penelitian dan orang tuanya menjadi renggang. Subjek peneltian jarang memulai percakapan atau menghubungi orang tuanya. (2) penyebab renggangnya komunikasi tersebut diakibatkan subjek penelitian merasa marah dan kecewa kepada orang tuanya karena belum bisa menerima kenyataan bahwa orang tuanya telah bercerai sehingga membuat subjek kurang terbuka dalam berkomunikasi dengan orang tuanya. (3) penanganan yang diberikan adalah layanan konseling individual untuk membantuk subjek penelitian mengatasi permasalahannya. Dalam proses pemberian layanan konseling individual peneliti membantu mengarahkan subjek penelitian agar mampu kembali terbuka kepada orang tuanya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian layanan konseling individual dapat membantu subjek penelitian terkait permasalahan komunikasi interpersonal dengan orang tuanya.
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK MELALUI TEKNIK MINDFULNESS UNTUK MENGURANGI TINGKAT KECANDUAN SMARTPHONE PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 3 BAUBAU Fahmi Aprillianty; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 02 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i02.8090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecanduan smartphone pada siswa, mengetahui pelaksanaan layanan konseling kelompok dengan teknik mindfulness, serta menguji efektivitasnya dalam mengurangi kecanduan smartphone pada siswa kelas XI SMK Negeri 3 Baubau. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode pre-experimental design tipe one group pretest-posttest (tes awal- tes akhir kelompok tunggal). Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI dengan sampel sebanyak 12 siswa berada pada kategori tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan sebelum diberikan treatment (pre-test) dengan layanan konseling kelompok dengan teknik mindfulness berada pada kategori tinggi sebanyak 12 siswa (24%), kategori sedang sebanyak 30 siswa (60%) dan kategori rendah sebanyak 8 siswa (16%). Oleh karena itu, dengan kategori tinggi 12 siswa tersebut diberikan intervensi berupa layanan konseling kelompok dengan teknik mindfulness sebanyak 4 kali. Hasil posttest nya menunjukan adanya penurunan tingkat kecanduan smartphone. Tercatat sebanyak 7 siswa (58%) berada pada kategori rendah, 5 siswa (42%) pada kategori sedang, dan tidak ada siswa yang berada pada kategori tinggi (0%). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan signifikan pada tingkat kecanduan smartphone setelah diberikan layanan konseling kelompok berbasis teknik mindfulness.