Nazly Yusuf
Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kepemimpinan Berbasis Riset dalam Pengambilan Keputusan Strategis dan Perumusan Kebijakan Sekolah dan Perguruan Tinggi Puan Suri; Masitowarni Siregar; Johannes Jefria Gultom; Nazly Yusuf
ALACRITY : Journal of Education Volume 6 Issue 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v6i1.1018

Abstract

Penelitian ini menyelidiki peran kepemimpinan berbasis riset terhadap pengambilan keputusan strategis dan pengembangan kebijakan di Sekolah dan Perguruan Tinggi. Dalam lingkungan akademik kontemporer yang ditandai dengan perubahan teknologi yang cepat, tuntutan akuntabilitas, dan persaingan global, para pemimpin semakin dituntut untuk membuat keputusan yang berbasis bukti. Berlandaskan teori kepemimpinan berbasis bukti serta perspektif kepemimpinan, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana para pemimpin institusi mengintegrasikan temuan riset, data institusional, dan bukti ilmiah ke dalam perencanaan strategis dan perumusan kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan empat pemimpin pendidikan dari sekolah dan perguruan tinggi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen institusional. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik berdasarkan model analisis interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara perilaku kepemimpinan yang berorientasi pada riset dan kualitas keputusan strategis serta kebijakan. Pemimpin yang secara sistematis memanfaatkan bukti empiris menunjukkan transparansi, inovasi, dan keselarasan institusional yang lebih tinggi. Penelitian ini berkontribusi pada kajian kepemimpinan dengan mengusulkan kerangka praktis untuk memperkuat budaya riset dalam tata kelola pendidikan tinggi. Implikasi bagi pengembangan kepemimpinan akademik dan reformasi kebijakan institusional turut dibahas.