Muhammad Irfan
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Sedentari Dan Kualitas Tidur Dengan Tingkat Konsentrasi Pelajar Di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta Elga Armelia Yulianto; Muhammad Irfan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.658

Abstract

Latar Belakang: Gaya hidup sedentari dan kualitas tidur yang buruk semakin sering ditemukan pada pelajar dan diduga memengaruhi fungsi kognitif, khususnya konsentrasi belajar. Namun, hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan temuan yang beragam. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan aktivitas sedentari dan kualitas tidur dengan tingkat konsentrasi pelajar. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional pada pelajar SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta menggunakan teknik purposive sampling. Aktivitas sedentari diukur dengan ASAQ, kualitas tidur dengan PSQI, dan konsentrasi dengan Grid Concentration Test. Analisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier berganda. Hasil: Tidak terdapat hubungan signifikan antara aktivitas sedentari dan konsentrasi (p = 0,513), maupun antara kualitas tidur dan konsentrasi (p = 0,249). Analisis regresi juga menunjukkan kedua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap konsentrasi (p > 0,05). Kesimpulan: Secara simultan, aktivitas sedentari dan kualitas tidur tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat konsentrasi pelajar.
Perbedaan Pengaruh Mckenzie Neck Exercise Dan Posture Correction Exercise Terhadap Perubahan Sudut Craniovertebra Angle Latifa Aini An Nur; Fitri Yani; Muhammad Irfan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.809

Abstract

Perkembangan teknologi pada masa kini menyebabkan peningkatan penggunaan smartphone pada remaja.Penggunaan smartphone yang berlebihan dengan posisi menunduk dalam waktu lama dapat menyebabkangangguan muskuloskeletal berupa forward head posture, yaitu perubahan alignment cervical yang dapatmenurunkan sudut Craniovertebra Angle (CVA) dan memengaruhi fungsi postural. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui perbedaan pengaruh McKenzie Neck Exercise dan Posture Correction Exercise terhadapperubahan sudut CVA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain pre test and post testtwo grup design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi,dengan jumlah 42 siswa sebagai subjek penelitian. Pengukuran sudut CVA dilakukan menggunakanPhysioMaster sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi diberikan 3 kali per minggu selama 4 minggu. Datadianalisis menggunakan paired sample t-test untuk mengetahui pengaruh pada masing-masing kelompok, sertaindependent sample t-test untuk menganalisis perbedaan pengaruh antara kedua kelompok dengan tingkatsignifikansi p=0,05. Hasil penelitian menunjukan uji paired sample t-test pada kelompok perlakuan I dan II nilaip=0,000 (p<0,05). yang berarti kedua intervensi berpengaruh signifikan terhadap perubahan sudut CVA. Ujiindependent sample t-test menunjukkan nilai p=0,820 (p>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan pengaruhyang signifikan antara McKenzie Neck Exercise dan Posture Correction Exercise. Kesimpulannya, McKenzieNeck Exercise dan Posture Correction Exercise sama-sama efektif meningkatkan sudut CVA, namun tidakterdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua intervensi pada siswa MAN 1 Sleman.
Relationship Between Cognitive Function And Resilience Levels In The Elderly Nuruli Khalila Nadifatushaliha; Tri Laksono; Muhammad Irfan
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/w90bdr09

Abstract

The elderly are a group that is vulnerable to cognitive decline due to the aging process, which can affect their psychological adaptation and resilience in facing physical, social, and emotional changes. Resilience is an important factor in maintaining the quality of life of the elderly, so the relationship between cognitive function and resilience levels needs to be further studied. Objective: This study aims to determine the relationship between cognitive function and resilience levels in the elderly. Method: This study used an analytical observational design with a cross-sectional approach. Cognitive function was measured using the Montreal Cognitive Assessment (MoCA), while resilience levels were measured using the Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Data analysis included descriptive analysis, Kolmogorov–Smirnov normality test, and correlation test. Results: The results showed that there was a positive relationship between cognitive function and resilience levels in the elderly, but the relationship was not statistically significant (p > 0.05). This indicates that improved cognitive function tends to be followed by increased resilience, but the relationship is not strong enough to be considered statistically significant. Conclusion: The conclusion of this study is that there is a positive but insignificant relationship between cognitive function and resilience levels in older adults. Further research with a longitudinal design is needed, taking into account other supporting factors, in order to obtain a more comprehensive picture of the relationship