This Author published in this journals
All Journal Abdimas Dewantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan masyarakat Desa Girimulyo menuju desa tanggap bencana Fieza Azka Azkiya; Malihatun Nufus; Supriyadi Supriyadi; Poppy Ananda; Septiadi Manarul Ikhwani; Shabrina ‘Azizah; Siti Zahra
ABDIMAS DEWANTARA Vol 9 No 1 (2026): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v9i1.20629

Abstract

Indonesia merupakan daerah rawan bencana salah satunya Desa Girimulyo. Program Desa Tanggap Bencana dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana serta memastikan keamanan masyarakat dengan memberikan akses yang dapat dengan mudah dijangkau ke lokasi evakuasi. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat dilaksanakan pada 9 November 2024. Metode yang digunakan meliputi observasi kondisi wilayah, pelaksanaan sosialisasi, edukasi mitigasi bencana, serta penyusunan program kerja. Program kerja yang dirancang mencakup sosialisasi bencana longsor, pelatihan dan simulasi tanggapan bencana sebagai bentuk upaya mitigasi terhadap potensi tanah longsor di Desa Girimulyo. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara tim pengabdian, masyarakat, perangkat desa, dan BPBD Wonogiri guna memperkuat pengetahuan teknis serta keterampilan dalam menghadapi bencana. Harapannya, masyarakat menjadi lebih sigap dan peduli terhadap lingkungan dalam meminimalkan risiko bencana serta meningkatkan kewaspadaan dan membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana tanah longsor.   Community assistance in Girimulyo Village toward a disaster-responsive village   Abstract: Indonesia is a disaster-prone area, one of which is Girimulyo Village. The Disaster Response Village Program was implemented to improve community preparedness for potential disasters and ensure public safety by providing easy access to the evacuation site. The socialization and assistance to the community were implemented on November 9, 2024. The methods were observing regional conditions, implementing socialization, disaster mitigation education, and preparing work programs. The work program designed includes socialization of landslide disasters, training, and disaster response simulations as a form of mitigation efforts against potential landslides in Girimulyo Village. This activity involves collaboration between the community service team, village officials, and the Wonogiri BPBD to strengthen technical knowledge and skills in dealing with disasters. The hope is that the community will be more alert and care about the environment in minimizing disaster risks, increasing awareness, and building community resilience to landslide disasters.