Abstract This study was motivated by the pleasant transition policy from early childhood education to elementary school, which has generated different perceptions among teachers. This study aimed to determine if there is a relationship between teachers' perceptions of the policy and their work motivation in elementary schools. The study employed a quantitative correlational approach using the Spearman Brown technique with 82 first-grade teachers in Surabaya. Data were collected using manual and digital questionnaires via Google Forms. The results indicate a relationship between perceptions of the transition policy and work motivation. Teachers with a positive perception of the policy tend to be highly motivated at work. Conversely, low work motivation tends to accompany negative perceptions. Keywords: Teachers, Work Motivation, Perception, Elementary Schools Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebijakan transisi menyenangkan dari pendidikan anak usia dini ke sekolah dasar yang menimbulkan berbagai persepsi dikalangan guru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah adanya hubungan antara persepsi guru terhadap kebijakan transisi yang menyenangkan pada motivasi kerja guru sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan menggunakan Teknik Spearman Brown pada partisipan berjumlah 82 guru kelas 1 di Surabaya. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner angket manual serta digital menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara variabel persepsi dengan motivasi kerja pada kebiajkan transisi yang menyenangkan, guru yang memiliki persepsi yang positif pada kebijakan transisi akan cenderung memiliki motivasi kerja yang tinggi. Sebaliknya, jika persepsi yang dihasilkan negating maka motivasi kerja cenderung rendah. Kata kunci: Guru, Motivasi Kerja, Persepsi, Sekolah Dasar, Transisi Menyenangkan