Bagus Mastory
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Anti Korupsi Terhadap Kesadaran Serta Keterampilan Kritis Peserta Didik Di MTsN Makassar Bagus Mastory; Muhammad Syukur; Najamuddin Najamuddin; Syamsu A Kamaruddin; Andi Octamaya Tenri Awaru; Romansyah Sahabuddin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research is motivated by the urgency of eradicating corruption in Indonesia through preventive educational channels, particularly in the effort to deconstruct the residue of "upeti" (tribute) culture that historiographically continues to influence the social structure of society. The focus of this research is directed at Madrasah Tsanawiyah (MTs) as religious education institutions that hold a significant responsibility in instilling integrity values. The primary objective of this study is to analyze and prove the strength of the correlation between the implementation of anti-corruption education as an independent variable and two dependent variables, namely moral awareness and critical thinking skills of students at MTsN 1 and MTsN 2 Makassar, both partially and simultaneously.The methodology applied in this study is a quantitative approach with a non-comparative associative research design. The research population includes all active students at the research sites, with a sample of 100 respondents selected using the proportionate stratified random sampling technique to ensure representation across all grade levels. Primary data collection was conducted using a closed questionnaire instrument with a five-point Likert scale. Data analysis was performed using parametric statistical techniques, including the Pearson Product Moment correlation and multiple correlation tests, assisted by SPSS 26 software.The results of the research show the following findings: First, there is a significant and positive relationship between anti-corruption education and student moral awareness, with a correlation coefficient (r) of 0.434 (moderate category). Second, there is a significant and positive relationship between anti-corruption education and student critical thinking skills, with a correlation coefficient (r) of 0.504 (moderate to strong category). Third, the simultaneous test indicates a strong relationship with a multiple correlation value (R) of 0.608 and a coefficient of determination (R²) of 0.370. This indicates that the variables of moral awareness and critical thinking skills together contribute 37% to the effectiveness of anti- corruption education in madrasahs, while the remaining portion is influenced by external factors. The study concludes that building solid integrity requires a continuous synergy between the development of inner conscience and sharp critical reasoning. Keywords: Anti-Corruption Education, Moral Awareness, Critical Thinking Skills, Madrasah, Tribute Culture. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi pemberantasan korupsi di Indonesia melalui jalur preventif pendidikan, khususnya dalam upaya mendekonstruksi residu budaya upeti yang secara historiografi masih memengaruhi struktur sosial masyarakat. Fokus penelitian ini diarahkan pada lembaga Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebagai institusi pendidikan agama yang memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai integritas. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membuktikan kekuatan korelasi antara implementasi pendidikan antikorupsi sebagai variabel bebas terhadap dua variabel terikat, yaitu kesadaran moral dan keterampilan kritis peserta didik di MTsN 1 dan MTsN 2 Kota Makassar, baik secara parsial maupun simultan.Metodologi yang diterapkan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif non-komparatif. Populasi penelitian mencakup seluruh peserta didik aktif di lokasi penelitian dengan sampel 100 responden yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling guna menjamin keterwakilan setiap strata kelas. Teknik pengumpulan data primer menggunakan instrumen kuesioner tertutup berskala Likert lima poin, Analisis data dilakukan dengan teknik statistik parametrik menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan korelasi ganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26.Hasil penelitian menunjukkan temuan sebagai berikut: Pertama, terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara pendidikan antikorupsi dengan kesadaran moral siswa dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,434 (kategori sedang). Kedua, terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara pendidikan antikorupsi dengan keterampilan kritis siswa dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,504 (kategori sedang menuju kuat). Ketiga, pengujian secara simultan menunjukkan adanya hubungan yang kuat dengan nilai korelasi ganda (R) sebesar 0,608 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,370. Hal ini mengindikasikan bahwa variabel kesadaran moral dan keterampilan kritis secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 37% terhadap efektivitas pendidikan antikorupsi di madrasah, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pembentukan integritas yang kokoh memerlukan sinergi antara pengembangan kepekaan nurani dan ketajaman nalar kritis secara berkesinambungan. Kata Kunci: Pendidikan Antikorupsi, Kesadaran Moral, Keterampilan Kritis, Madrasah