Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Poster Edu-Ekowisata untuk Penguatan Literasi Lingkungan Pengelola dan Wisatawan di Kawasan Lombok: The Implementation of Edu-Ecotourism Posters to Strengthen Environmental Literacy of Managers and Tourists in Lombok Tourism Area Ermia Hidayanti; Yayuk Andayani; Dyah Puspitasari Ningthias; Sunniarti Ariani; Anindita Sulistiya Hangesti Mandra Kusuma
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.9866

Abstract

Pengembangan pariwisata berkelanjutan memerlukan peningkatan literasi lingkungan bagi pengelola wisata dan wisatawan agar aktivitas wisata tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Namun, pada beberapa kawasan wisata di Lombok masih ditemukan permasalahan terkait rendahnya kesadaran lingkungan baik pengelola dan wisatawan, seperti pengelolaan sampah yang kurang optimal dan minimnya media edukasi lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan poster edu-ekowisata sebagai media edukasi dalam menguatkan literasi lingkungan pengelola dan wisatawan di kawasan wisata Lombok. Lokasi pengabdian berada di sembilan titik diantaranya Universitas Mataram, Danau Biru, Desa Adat Sade, Desa Kerujuk, Goa Lawah, Pantai Cemare, Pantai Kerandangan, Tiu Roton, dan Taman Wisata Alam (TWA) Suranadi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan dan wawancara dengan pengelola wisata, analisis literatur untuk menentukan konten sains yang relevan, penyusunan poster edu-ekowisata, pencetakan poster, sosialisasi dan diseminasi poster pada lokasi wisata, serta evaluasi respons pengelola dan wisatawan melalui kuesioner postes. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa poster edu-ekowisata memperoleh respons yang sangat positif dari 39 pengelola wisata dan wisatawan. Sebanyak 82% responden menyatakan bahwa poster dapat menambah pengetahuan tentang ekowisata, 74% menyatakan poster meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan, dan mayoritas responden menilai desain serta informasi pada poster mudah dipahami. Hasil ini menunjukkan bahwa poster edu-ekowisata dapat menjadi media edukasi yang efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan wisata Lombok. Disarankan agar pengelola wisata dan pemangku kepentingan secara berkelanjutan mengembangkan serta memperluas penggunaan media edukasi seperti poster edu-ekowisata yang inovatif dan kontekstual guna meningkatkan literasi lingkungan dan praktik pariwisata berkelanjutan di kawasan wisata Lombok.
Kimia untuk Masa Depan: Pengenalan dan Pelatihan Konsep Kimia melalui Eksperimen Sederhana untuk Membangun Self-Efficacy Anak-Anak Panti Asuhan: Chemistry for the Future: Introduction and Training Program on the Concepts of Chemistry through Simple Experiment to Build Self-Efficacy for Orphan Children Agustina Simorangkir; Penike Marice Ester Rerei; M. Raidil Raidil; Mariana Nensi; Ermia Hidayanti
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.9817

Abstract

Ilmu kimia sebagai bagian fundamental dari sains memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia, namun anak-anak panti asuhan kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap pengalaman belajar sains yang bermakna sehingga menimbulkan persepsi bahwa kimia adalah mata pelajaran yang sulit dan tidak menarik, yang pada akhirnya berdampak pada rendahnya efikasi diri (self-efficacy) mereka dalam bidang tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membangun efikasi diri anak-anak panti asuhan melalui pengenalan konsep dasar kimia secara menyenangkan dan aplikatif. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan experiential learning (learning by doing) melalui serangkaian eksperimen kimia sederhana yang aman, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, disertai pendampingan interaktif dan suasana belajar yang suportif. Metode ini dirancang untuk mendorong partisipasi aktif, rasa ingin tahu, serta keberanian anak dalam mencoba, bertanya, dan menjelaskan kembali konsep yang dipelajari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme, keterlibatan, dan kepercayaan diri peserta dalam memahami konsep dasar kimia, serta berkembangnya sikap positif terhadap pembelajaran sains. Dengan demikian, pengenalan kimia melalui eksperimen sederhana berbasis experiential learning efektif sebagai strategi membangun efikasi diri sekaligus menumbuhkan motivasi, ketekunan, dan minat anak-anak panti asuhan terhadap bidang STEM sebagai bekal masa depan.