Riadi
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Pengembangan Petroleum Geoheritage sebagai Wisata Edukasi di Kabupaten Bojonegoro Riadi; Ibrahim Tohar; Rahman Hakim
SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): SADE Oktober 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sade.v4i2.151

Abstract

Kawasan Petroleum Geoheritage Teksas Wonocolo di Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi geologi, sejarah industri minyak tradisional, serta nilai edukatif yang tinggi dan unik di Indonesia. Keberadaan sumur minyak tradisional yang masih beroperasi secara manual, temuan fosil fauna purba, serta lanskap geologi yang khas menjadikan kawasan ini layak dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi berbasis geoheritage. Namun demikian, pemanfaatan potensi kawasan tersebut masih belum optimal, terutama terkait keterbatasan fasilitas edukasi, kurangnya media interpretasi geologi, penataan ruang dan sistem sirkulasi yang belum terstruktur, serta pengelolaan kawasan yang belum terintegrasi secara berkelanjutan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi besar kawasan dan tingkat pemanfaatan aktual, sehingga diperlukan arah pengembangan yang terencana dan berbasis kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan studi arah pengembangan Petroleum Geoheritage sebagai wisata edukasi di Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik observasi lapangan, wawancara dengan pengelola dan masyarakat, studi literatur, serta dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan lima aspek kajian, yaitu kondisi eksisting kawasan, aksesibilitas, fasilitas dan sarana wisata, aktivitas dan kebutuhan pengunjung, serta regulasi kebijakan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan memiliki potensi yang signifikan untuk dikembangkan sebagai wisata edukasi berbasis geoheritage yang mendukung pelestarian warisan geologi, peningkatan literasi geosains, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Namun, pengembangan kawasan memerlukan peningkatan kualitas fasilitas edukasi, penataan sistem sirkulasi dan aksesibilitas, pengembangan jalur wisata tematik dan ruang interpretasi, serta penguatan sistem pengelolaan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan. Arah pengembangan yang dihasilkan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan dan perancangan kawasan pada tahap selanjutnya, serta mendukung pengembangan Petroleum Geoheritage Teksas Wonocolo sebagai destinasi wisata edukasi yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berpotensi menuju pengakuan sebagai kawasan geopark berstandar internasional.