Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Tradisi Masyarakat Pesisir dalam Mengembangkan Nilai Kearifan Lokal di Wakatobi, Sulawesi Tenggara Harudin Harudin; Nasrun Nasrun; Normayasari Normayasari; Nur Ikhsan; La Ode Mansyur; Arham Rumpa; Sariamin Sahari; Muhammad Musrianton; Alfi Kusuma Admaja; Akhmatul Ferlin; Sunarwan Sunarwan
Jurnal Entitas Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jepm.v2i1.87

Abstract

Tradisi masyarakat pesisir di Wakatobi merupakan bagian dari kearifan lokal yang memiliki nilai sosial, budaya, dan potensi konservasi dan ekowisata bahari. Salah satu bentuknya adalah sistem buka tutup dan konservasi ikan baronang (Laloa Barona) yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai media edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan tradisi masyarakat pesisir sebagai kearifan lokal di Wakatobi sebagai sarana penguatan kearifan lokal dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi kelautan dan perikanan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap nilai ekologis dan budaya, meningkatnya partisipasi generasi muda, serta berkembangnya aktivitas ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Dengan demikian, implementasi tradisi masyarakat pesisir di atas berpotensi menjadi strategi efektif dalam penguatan kearifan lokal dan pengembangan konservasi dan ekowisata berbasis masyarakat pesisir.
Ikan Jalalah, Pencemaran Perairan, dan Konservasi: Tantangan Kesehatan Masyarakat Wakatobi Sunarwan Asuhadi; Akhmatul Ferlin; Rahman Shaadikin; Muhammad Musrianton; Harudin Harudin
Jurnal Entitas Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2026): MEI
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jek.v1i2.90

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis keterkaitan konsep ikan jalalah, pencemaran perairan, konservasi laut, dan kesehatan masyarakat di Wakatobi. Metode yang digunakan adalah tinjauan naratif-integratif terhadap artikel ilmiah tahun 2021-2025 yang relevan dan terindeks Sinta atau Scopus. Penelusuran awal menghasilkan 86 rekaman, 72 rekaman disaring setelah duplikasi dikeluarkan, 33 artikel dinilai melalui teks lengkap, dan 13 artikel lolos seleksi akhir untuk sintesis tematik. Sintesis difokuskan pada keamanan pangan laut, sanitasi pesisir, mikroplastik, ekologi terumbu, serta prinsip halal-thayyib. Hasil sintesis menunjukkan bahwa istilah ikan jalalah dapat dipakai sebagai lensa etik-saniter untuk menilai paparan ikan terhadap bahan kotor atau tercemar, namun tidak boleh disamakan secara otomatis dengan seluruh ikan dari perairan tercemar tanpa bukti ilmiah dan pertimbangan fikih. Bukti terbaru menunjukkan keberadaan mikroplastik pada perairan dan ikan yang terkait Wakatobi, sementara konservasi terumbu menghadapi tekanan antropogenik, nutrien, sampah, dan perubahan fungsi pesisir. Artikel ini menegaskan perlunya surveilans terpadu berbasis One Health yang menghubungkan laboratorium lingkungan, keamanan pangan ikan, sanitasi komunitas pesisir, literasi halal-thayyib, dan penguatan konservasi adaptif sebagai strategi perlindungan kesehatan masyarakat Wakatobi.