Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bazar Mini Memberikan Peningkatan Ekonomi Tambahan UMKM Lokal pada Masa Ramadhan bagi Warga Perumahan Babatan Pilang Heristama Anugerah Putra; Ryan Putranda Kristianto; Lucia Ina Trisyanti; Gobryas Sapeibu; Firdausi
The Center for Sustainable Development Studies Journal (Jurnal CSDS) Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No. 1: Jurnal CSDS Vol 4, No 1 (2025) ISSN 2964-1683 (media online)
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/csds.v4i1.772

Abstract

Di era modern dengan seluruh lapisan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari harus pintar dalam melakukan kegiatan yang adapat menunjang perekonomian. Dari waktu ke waktu persaingan usaha semakin sulit dan kebutuhan hidup semakin meningkatkat sehingga perlu terobosan bagi warga masyarakat untuk bertahan hidup dengan konsep melakukan perputaran uang melalui usaha. Selain itu masyarakat juga dapat meningkatkan jiwa Entrepreuner dalam membuka lapangan usaha baik untuk kepentingan pribadi ataupun masyarakat. Dimana bagi kepentingan pribadi mendapatkan perputaran roda perekonomian melalui kegiatan berjualan sementara bila diteruskan dapat menjadi lapangan pekerjaan bagi warga masyarakat sekitar. Warga masyarakat yang tinggal di Perumahan Babatan Pilang RT. 003 memiliki inisiatif bersama untuk memulai membangun UMKM di sektor lokal. Kegiatan bazar mini yang dilaksanakan pada waktu puasa Ramadhan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1446H dapat menarik perhatian animo masyarakat perumahan ataupun warga yang bukan penduduk setempat. Kegiatan bazar mini diisi dengan menjual berbagai jenis makanan untuk berbuka puasa. Metode yang digunakan yaitu analisa sosial dengan melihat kejadian dan kebutuhan warga selama menghadapi permasalahan ekonomi yang melanda hampir di seluruh Indonesia maupun dunia. Warga dapat memanfaatkan waktu luang dengan misis kegiatan berdagang untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan peningkatan ekonomi bagi warga masyarakat perumahan Babatan Pilang yang membuka usaha tambahan sebagai bentuk perwujudan pertumbuhan UMKM lokal dan dapat diteruskan pada waktu-waktu tertentu sehingga menjadi kegiatan yang rutin.
Tinjauan Potensi dan Tantangan Pada Penggunaan Bambu Sebagai Bahan Komposit dengan Struktur Berlapis Firdausi; Natalia Oktavania Dese; Heristama Anugerah Putra
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2025): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v4i1.732

Abstract

Penggunaan material bahan bangunan sebisa mungkin selalu bersifat komposit yang artinya tidak hanya dengan satu bahan saja namun lebih kepada penggabungan antar bahan material. Bambu selalu identik dengan material alam yang dapat dengan mudah untuk ditemui dan digunakan baik itu sebagai elemen struktural ataupun arsitektural. Karakteristik bambu yang memiliki kelenturan efektif dapat menjadi bahan utama dari sebuah objek bangunan. Bambu merupakan material yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta memiliki potensi tersendiri yang mempu menahan berbagai gaya. Melalui kajian potensi dan tantangan penggunaan bambu sebagai bahan komposit, bambu memiliki sifat mekanik yang unggul seperti kekuatan tarik dan modulus elastisitas yang tinggi, menjadikannya kandidat yang baik untuk bahan komposit. Dalam penelitian ini, komposit berpenguat serat bambu dengan struktur berlapis diuji untuk sifat tarik, tekan, dan impak. Metode literatur digunakan untuk menghasilkan komposit dengan berbagai konfigurasi lapisan dan ketebalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi susunan [+60/0/-60] memiliki kekuatan tarik dan tekan yang lebih baik dibandingkan konfigurasi [+45/0/-45]. Tantangan utama dalam penggunaan bambu adalah kerentanannya terhadap serangan organisme perusak seperti jamur dan serangga. Solusi yang diusulkan termasuk modifikasi permukaan serat bambu dan teknik laminasi untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan komposit. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan rekayasa material yang tepat, bambu memiliki potensi besar sebagai bahan komposit yang kuat, ramah lingkungan, dan dapat didaur ulang.