Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Peraturan Kemendikbud Nomor 10 Tahun 2022 Terhadap Program KIP Kuliah di Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang Jusmelinda S; Rohady Ramdhan; Barisan
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i6.352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMSR) berdasarkan Peraturan Kemendikbud Nomor 10 Tahun 2022. Fokus evaluasi mencakup tiga indikator utama: aksesibilitas, kepuasan mahasiswa, dan dampak terhadap prestasi akademik. Penelitian ini juga mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan program serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk perbaikan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 313 mahasiswa penerima KIP Kuliah yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier. Hasil menunjukkan bahwa efektivitas program berada pada tingkat sedang, yaitu 61,6%. Proses seleksi penerima dinilai belum optimal (55,6%), dan pengawasan pasca pencairan dana masih lemah (53,6%). Analisis regresi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penerapan peraturan dengan efektivitas program (r = 0,816; R² = 66,5%). Temuan ini menekankan pentingnya perbaikan dalam sistem seleksi berbasis data yang terintegrasi serta penguatan mekanisme pengawasan. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan model evaluasi kebijakan pendidikan, sementara secara praktis memberikan masukan untuk peningkatan implementasi KIP Kuliah baik di tingkat institusi maupun nasional. Saran untuk penelitian mendatang mencakup pelaksanaan studi longitudinal guna mengevaluasi pengaruh jangka panjang program terhadap pencapaian akademik para penerima bantuan.
Government Policy on Waste Management in Panca Rijang District, Sidenreng Rappang Regency Andi Artika Sari; Barisan; Irwan
INFLUENCE: INTERNATIONAL JOURNAL OF SCIENCE REVIEW Vol. 8 No. 3 (2026): INFLUENCE: International Journal of Science Review
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/influencejournal.v8i3.381

Abstract

This study aims to analyze public policy regarding waste management in Panca Rijang District, Sidenreng Rappang Regency; identify factors influencing its implementation; and formulate an effective and sustainable waste management policy model. The study employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Research informants included the Panca Rijang District Head, the Sidenreng Rappang Regency Environmental Agency, sub-district heads, sanitation workers, and local residents. Data analysis utilized the Miles and Huberman interactive model, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing, and was reinforced by analysis using NVivo 12 Plus software. The results indicate that the implementation of waste management policy in Panca Rijang District has not yet proceeded optimally. Key issues identified include low rates of household waste sorting, limited waste collection fleets, suboptimal utilization of 3R (Reduce, Reuse, Recycle) waste facilities, and low community participation. Policy effectiveness is influenced by policy and regulatory factors, implementation factors (facilities, infrastructure, human resources, and budget), and community behavior. Regarding the policy network, the government remains the dominant actor, while the involvement of the public, community groups, and the private sector remains suboptimal. This study recommends a Multi-Stakeholder Collaboration-Based Waste Management Policy Model, achieved through strengthened inter-actor coordination, improved facilities and infrastructure, optimized 3R facilities, and enhanced public education and participation to realize effective and sustainable waste management tailored to the local characteristics of Panca Rijang District.