Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Characteristics dipole antenna for partial discharge in gas insulated switchgear Rian Nurdiansyah; Farradita Nugraha; Nadya Glaudira; Linda Faridah
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 42, No 1: April 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v42.i1.pp13-22

Abstract

The insulation condition of high-voltage equipment can be determined by measuring partial discharge (PD), which is an important indicator in insulation degradation. One of the PD detection methods that can be used is to use antennas as sensors in detecting electromagnetic waves generated from PD activities, especially in gas insulated switchgear (GIS) systems. This study focuses on designing and testing dipole antennas in the ultra-high frequency (UHF) frequency range of 300 Mhz-3 GHz to detect PD signals in GIS. Previous studies on dipole antennas with dimensions of 66×15 mm have reported a bandwidth of 336 MHz and a return loss of -22.4 dB at 1.3 GHz. The antenna was fabricated using an FR4-epoxy substrate with a thickness of 1.6 mm, a substrate radius of 102 mm, and a gap distance of 2 mm. Optimization of the antenna length and width significantly improved performance characteristics. Simulation results show that a dipole antenna with dimensions of 35×40 mm antenna produced a wider bandwidth of 989 MHz with a return loss of −28.47 dB at 1.4 GHz. Experimental validation using vector network analyzer (VNA) and PD testing on GIS confirmed that the optimized dipole antenna effectively detected PD activity at a voltage level of 16 kV.
ANALISIS KINERJA PENGGERAK WESEL BSG 9 DI STASIUN BOJONG Egman Luqmanul Hakim; Farradita Nugraha; Wildan Anshori
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 15 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v15n2.p84-90

Abstract

Keandalan sistem persinyalan perkeretaapian, khususnya pada perangkat wesel, merupakan faktor krusial dalam menjamin keselamatan dan efisiensi operasional kereta api. Penelitian ini bertujuan memvalidasi kinerja Perangkat Penggerak Wesel Tipe BSG 9 di Stasiun Bojong agar tetap sesuai dengan Standar Operasional Prosedur PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Penelitian menggunakan metode observasi data yang dilaksanakan melalui kegiatan pemeliharaan rutin di lapangan, dengan pengumpulan data primer dilakukan secara berkala setiap dua minggu sekali, dimulai dari tanggal 17 Juni 2025 sampai 16 Juli 2025. Data yang diobservasi mencakup enam parameter kunci, baik mekanis (lebar jalur, jarak lidah wesel, test ganjalan) maupun kelistrikan (tegangan daya, tegangan deteksi, dan arus motor). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa seluruh parameter, yang divisualisasikan melalui enam grafik terpisah, berada dalam batas toleransi yang diizinkan. Fluktuasi nilai yang terjadi sangat minimal dan sepenuhnya berada di dalam rentang toleransi standar. Dengan demikian, pelaksanaan pemeliharaan rutin terbukti efektif dalam memvalidasi kestabilan kinerja operasional penggerak wesel BSG 9, sehingga menjamin keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api.
Pemberdayaan Taruna Tani Sukamandiri Melalui Penerapan Teknologi PV dan Pemasaran Digital Prama Permana; Linda Faridah; Farradita Nugraha; Rian Nurdiansyah; Nadya Glaudira; Nurmela -
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7801

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memberdayakan kelompok Taruna Tani Sukamandiri di Desa Setiamulya melalui penerapan teknologi energi terbarukan dan digitalisasi pemasaran hasil pertanian. Mitra menghadapi permasalahan berupa tingginya biaya listrik akibat ketergantungan pada PLN serta pemasaran produk hidroponik yang masih bersifat konvensional. Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian energi, efisiensi produksi, dan daya saing produk melalui instalasi sistem Photovoltaic (PV) 1 kWp, penerapan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT), serta pelatihan strategi pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pelatihan partisipatif, pendampingan teknis, dan instalasi teknologi tepat guna. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem PV mampu menurunkan biaya listrik hingga 38 persen per siklus panen serta menjaga kontinuitas operasional rumah tanam. Penerapan IoT meningkatkan keseragaman hasil panen sebesar 75 persen, terutama pada konsistensi ukuran dan kualitas tanaman, yang kemudian berkontribusi pada peningkatan produktivitas total sekitar 50 persen. Selain itu, pelatihan pemasaran digital dan pengembangan merek Selada Sukamandiri Fresh berhasil meningkatkan penjualan hingga 20 persen dalam dua bulan. Program ini juga memberikan dampak sosial berupa peningkatan literasi teknologi, kemampuan manajerial, dan keterampilan kewirausahaan bagi petani muda. Secara keseluruhan, integrasi PV, IoT, dan pemasaran digital terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas mitra menuju Desa Mandiri Energi dan Ekonomi