Keandalan sistem persinyalan perkeretaapian, khususnya pada perangkat wesel, merupakan faktor krusial dalam menjamin keselamatan dan efisiensi operasional kereta api. Penelitian ini bertujuan memvalidasi kinerja Perangkat Penggerak Wesel Tipe BSG 9 di Stasiun Bojong agar tetap sesuai dengan Standar Operasional Prosedur PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Penelitian menggunakan metode observasi data yang dilaksanakan melalui kegiatan pemeliharaan rutin di lapangan, dengan pengumpulan data primer dilakukan secara berkala setiap dua minggu sekali, dimulai dari tanggal 17 Juni 2025 sampai 16 Juli 2025. Data yang diobservasi mencakup enam parameter kunci, baik mekanis (lebar jalur, jarak lidah wesel, test ganjalan) maupun kelistrikan (tegangan daya, tegangan deteksi, dan arus motor). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa seluruh parameter, yang divisualisasikan melalui enam grafik terpisah, berada dalam batas toleransi yang diizinkan. Fluktuasi nilai yang terjadi sangat minimal dan sepenuhnya berada di dalam rentang toleransi standar. Dengan demikian, pelaksanaan pemeliharaan rutin terbukti efektif dalam memvalidasi kestabilan kinerja operasional penggerak wesel BSG 9, sehingga menjamin keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api.
Copyrights © 2026