Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Kelas dalam Meningkatkan Student Engagement pada Pembelajaran Akuntansi di SMK Negeri 1 Bantul Arsa Saputri; Dian Normalitasari Purnama; Aprillia Regina Dinda Saputri; Vicky Selvia; Moia Pravayangastha
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2023): September - Desember 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.6.3.2023.8859

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan program Teaching Factory (TEFA) Bank Mini Sekolah yang belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan standar program yang telah ditetapkan. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi keterlibatan siswa yang belum merata, keterbatasan waktu praktik, serta evaluasi program yang belum dilakukan secara optimal sehingga berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran berbasis praktik di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program Teaching Factory (TEFA) Bank Mini Sekolah LMS di SMK Negeri 1 Bantul menggunakan model evaluasi discrepancy. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan pendekatan kualitatif menggunakan model evaluasi discrepancy yang dikembangkan oleh Provus. Evaluasi dilakukan melalui lima tahap yaitu design, installation, process, product, dan comparison/discrepancy. Subjek penelitian meliputi guru pembimbing, pengelola program, dan siswa yang terlibat dalam pelaksanaan TEFA Bank Mini Sekolah LMS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program TEFA Bank Mini Sekolah LMS telah dirancang sesuai dengan tujuan pembelajaran praktik dan kebutuhan kompetensi siswa di bidang perbankan. Pada aspek instalasi, program telah memiliki pembagian tugas, fasilitas, dan pembimbingan guru, meskipun masih terdapat keterbatasan sarana dan waktu praktik. Pada aspek proses, pelaksanaan kegiatan praktik telah berjalan sesuai prosedur pelayanan bank mini, namun keterlibatan siswa dan pelaksanaan evaluasi program belum optimal. Pada aspek produk, program memberikan manfaat dalam meningkatkan pengalaman praktik, keterampilan pelayanan, serta kesiapan kerja siswa. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan antara standar program dengan pelaksanaan di lapangan sehingga diperlukan perbaikan pada aspek pengelolaan program, fasilitas praktik, dan monitoring pelaksanaan kegiatan.
PERAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) DALAM MENINGKATKAN KINERJA DAN KEMANDIRIAN SMK NEGERI 1 PUNDONG Aprillia Regina Dinda Saputri; Vicky Selvia; Tri Anggraini Arsa Saputri
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3239

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai upaya strategis untuk mencapai pengelolaan keuangan yang mandiri, efisien, dan transparan. SMK Negeri 1 Pundong dipilih sebagai lokasi penelitian karena merupakan salah satu sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta yang baru berstatus BLUD sejak 1 Januari 2025. Penelitian ini melibatkan empat orang sebagai khalayak utama, yaitu kepala sekolah, pengelola BLUD, bendahara, dan guru yang terlibat dalam unit layanan sekolah. Tujuan kegiatan  ini adalah untuk menganalisis proses implementasi BLUD, perannya dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, kemandirian sekolah melalui unit produksi, serta serta pengaruhnya terhadap mutu manajemen dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Penerapan BLUD di SMK Negeri 1 Pundong memberikan perubahan signifikan pada sistem pelaporan keuangan berbasis e-BLUD, peningkatan kemandirian finansial melalui unit produksi sekolah, serta memperkuat budaya kewirausahaan bagi siswa dan guru. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kendala teknis sistem digital, dan beban kerja ganda. Upaya strategis seperti bimbingan teknis, magang industri, serta kerja sama antar-SMK BLUD dilakukan untuk memperkuat implementasi. Secara keseluruhan, penerapan BLUD di SMK Negeri 1 Pundong terbukti meningkatkan efisiensi, transparasi, dan kemandirian di sekolah kejuruan, serta dapat dijadikan model pengelolaan keuangan yang berkelanjutan.