Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kemiskinan dan Inklusi Digital dalam Mewujudkan Pemerataan Akses Pendidikan di Indonesia Septiana Handayani Sagala; Aryadimas Suprayitno
MAMEN: Jurnal Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/mamen.v5i1.6690

Abstract

The inequalities in the education sector in Indonesia that are the focus of this study include geographical, economic and education level aspects. In terms of infrastructure, only about 34% of schools in rural areas have adequate computer facilities. This study aims to investigate the effect of investment, poverty, economic conditions, and digitalization on education in Indonesia using panel data of 33 provinces during the period 2012-2021. The analysis technique used is static panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM). The results showed that investment and digitalization variables were able to provide increased access to education equity. Conversely, an increase in poverty experienced by the community can reduce equality in education. Finally, national economic conditions have not been able to influence education equity. The findings of this study also detail the variation in the contribution of each province. The implementation of equal access to education in West Papua, Maluku and Aceh provinces does not depend on the four variables tested in this study. However, DKI Jakarta, Banten and West Java provinces are highly dependent on the four variables to improve equitable access to education. The results of this study contribute to policy recommendations for the Coordinating Ministry for Human Development and Culture of the Republic of Indonesia and local governments in creating equitable access to education.
ANALISIS SWOT UNTUK PENGEMBANGAN KAMPUNG ULOS HUTARAJA SEBAGAI PRODUK WISATA BUDAYA DI PANGURURAN, SAMOSIR Estevani Tumanggor; Aprilliani Lase; Septiana Handayani Sagala
Jurnal Pariwisata Bisnis Digital dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital dan Manajemen Periode Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/jasdim.v5i1.7360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal dalam pengembangan produk Kampung Ulos Hutaraja sebagai desa wisata budaya di Kabupaten Samosir dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT. Kampung Ulos Hutaraja dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki potensi budaya yang khas melalui tradisi menenun ulos, keberadaan rumah adat Batak Toba, serta galeri ulos sebagai pusat promosi produk lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi Dinas Pariwisata, ketua pengelola, pengelola galeri ulos, penenun masyarakat lokal, serta wisatawan domestik. Data dianalisis dengan mengidentifikasi faktor Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats (SWOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelemahan utama meliputi keterbatasan modal, kurangnya regenerasi penenun muda, keterbatasan fasilitas, serta akses pasar yang masih terbatas. Sementara itu, peluang yang dapat dimanfaatkan antara lain penggunaan media sosial, festival budaya, keterlibatan akademisi serta program pelatihan. Adapun ancaman yang dihadapi meliputi persaingan dengan produk tekstil modern, menurunnya minat generasi muda, serta keterbatasan dukungan dari pemerintah daerah. Implikasi temuan ini menegaskan bahwa strategi pengembangan produk ulos harus dilakukan secara terpadu dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang serta meminimalkan kelemahan dan ancaman. Dengan demikian, pengembangan Kampung Ulos Hutaraja sebagai desa wisata budaya tidak hanya mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal, tetapi juga menjaga kelestarian budaya Batak Toba.