Adista Nurfadillah
Universitas Padjadjaran

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Refresh (Reflection Response of Habits) Website Inovasi untuk Remaja SMP Tingkatkan Sikap Anti Bullying Adista Nurfadillah; Tetti Solehati
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.5026

Abstract

Abstract Adolescents are a vulnerable population undergoing biological, cognitive, and socio-emotional transitions, which may increase the risk of involvement in bullying behavior, either as perpetrators or victims. The rising prevalence of bullying cases in Indonesia highlights the need for more systematic and preventive digital interventions. This study aims to develop a conceptual design of the REFRESH (Reflection Response of Habits) website as a digital-based anti-bullying intervention model for junior high school students. A descriptive qualitative approach with a conceptual study design was employed. System development followed the Waterfall model, including requirement analysis, system design, conceptual implementation, comparative testing, and maintenance planning. The proposed REFRESH platform integrates five core features: interactive educational content, anonymous reporting, psychological risk screening, psychological assessment, and collaboration with school counselors and healthcare professionals. Comparative evaluation indicates that REFRESH offers a more comprehensive approach than existing anti-bullying platforms by emphasizing early detection and multidisciplinary collaboration. Conceptually, the integration of these features has the potential to enhance students’ awareness, strengthen psychological safety, and support sustainable school-based interventions. Further research is required to implement the system technically and to empirically evaluate its effectiveness in improving anti-bullying attitudes and behaviors. Abstrak Remaja merupakan kelompok rentan yang mengalami perubahan biologis, kognitif, dan sosio-emosional sehingga berisiko terlibat dalam perilaku bullying, baik sebagai pelaku maupun korban. Meningkatnya kasus bullying di Indonesia menunjukkan perlunya inovasi pencegahan yang lebih sistematis dan preventif. Penelitian ini bertujuan merancang konsep website REFRESH (Reflection Response of Habits) sebagai model intervensi digital untuk meningkatkan sikap anti-bullying pada remaja SMP. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi konseptual. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi konseptual, pengujian komparatif, dan perencanaan pemeliharaan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa REFRESH mengintegrasikan lima fitur utama, yaitu edukasi interaktif, pelaporan anonim, skrining risiko psikologis, asesmen psikologis, serta kolaborasi dengan guru BK dan tenaga kesehatan. Evaluasi komparatif menunjukkan bahwa sistem ini lebih komprehensif dibandingkan platform anti-bullying sebelumnya karena menekankan deteksi dini dan pendekatan kolaboratif lintas profesi. Secara konseptual, integrasi fitur tersebut berpotensi meningkatkan kesadaran, memperkuat keamanan psikologis siswa, serta mendukung intervensi berkelanjutan di lingkungan sekolah. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji efektivitas dan implementasi teknis sistem secara empiris.
Intervensi pada Narapidana dengan Perilaku Self-Harm: Studi Literatur Nur Oktavia Hidayati; Adista Nurfadillah; Aisyah Nur Azizah; Bayu Noerkholifa Troyanna; Dea Susilawati; Debora Angelina Marpaung
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.847

Abstract

Self-harm pada narapidana merupakan masalah serius yang berkaitan dengan kesehatan mental dan keselamatan individu di lingkungan penjara. Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk memetakan berbagai intervensi psikologis yang digunakan dalam menangani self-harm di kalangan narapidana. Pencarian artikel dilakukan secara sistematis di lima database (Scopus, PubMed, EBSCO, Cambridge Core, dan Emerald) menggunakan kata kunci “intervention”, “self-harm”, dan “prisoners”, dan batasan tahun terbit 2015–2025. Lima artikel ditemukan tentang intervensi terhadap perilaku self-harm, antara lain Cognitive Behavioral Suicide Prevention (CBSP), Systems Training for Emotional Predictability and Problem Solving (STEPPS), Brief Contact Interventions (BCI), Peer-Led Problem-Support Mentors. Intervensi-intervensi ini terbukti dapat membantu narapidana dalam mengelola emosi negatif, membangun harapan, dan menciptakan lingkungan yang lebih suportif. Meskipun demikian, sebagian besar studi memiliki keterbatasan pada ukuran sampel dan keberagaman populasi,