Anggia Suci Pratiwi
Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gamified Islamic Dance Learning Media for Pesantren: An Android-Based Development Study Asti Tri Lestari; Anggia Suci Pratiwi; Taofik Muhammad; Meiliana Nurfitriani; Juju Masunah
Online Learning In Educational Research (OLER) Vol. 6 No. 1 (2026): Online Learning in Educational Research
Publisher : CV FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/oler.v6i1.1058

Abstract

Islamic dance learning at Pesantren (Islamic boarding schools) experiences problems because of insufficient learning materials, a teacher-centered teaching style, and the difficulty in delivering information about physical activities through conventional instruction. This study’s objective is to create an Android app to be used as instructional media for Islamic dance learning with gamification and social learning features. This study employed a Research and Development (R&D) methodology, utilizing a simplified Borg and Gall model (stages 1–5), encompassing needs analysis, product design and development, expert validation, product revision, and finalization. Data were gathered via observation, interviews, focus group discussions, and structured Likert scale questionnaires were administered to media, material, and language validator. The results show a consistent increase in the media aspect from 3.60 to 4.85, the material aspect from 3.75 to 4.95, and the language aspect from 3.80 to 5.00, all reaching the Very good category. This study produces the one of the first validated Android-based media by integrating gamification, the operationalization of Social Learning Theory, and Islamic dance content in the pedagogical tradition of Pesantren. This study confirms that Android-based Islamic dance learning media with gamification through a social learning model with interactive features is offers a novel approach for the Islamic boarding school environment. This study contributes to establishing that gamification elements must be culturally embedded in Islamic values ​​in order to help student participation and motivation.
Penguatan Karakter Siswa Melalui Pengenalan Nilai-Nilai Filosofis-Pedagogis Pada Permainan Tradisional Budi Hendrawan; Mujiarto Mujiarto; Milah Nurkamilah; Anggia Suci Pratiwi; Miftahul Falah; Gilang Septiangga Nuryudi; Desta Hikmah Ramdani; Joan Septi Subagja
Jurnal Ksatria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Ksatria: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jurnalksatriajurnalpengabdiankepadamasyarakat.v2i2.89

Abstract

Pengembangan karakter, moral dan etika merupakan tujuan utama dari sasaran sebuah proses pendidikan, melalui ragam kegiatan secara formal di sekolah, informal di dalam keluarga seorang siswa sekolah dasar terus diberikan pengetahuan keterampilan dan pengalaman tentang pengembangan nilai karakter, moral dan etika. Secara sederhana kadang kita terlalu jauh memikirkan metode yang tepat untuk mencapai sasaran tersebut, padahal kegiatan keseharian dari siswa sekolah dasar bisa dimanfaatkan untuk mewujudkan karakter siswa yang diharapkan dengan penananam nilai-nilai secara filosofis dan pedagogis melalui permainan tradisional yang dibalut dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu siswa di sekolah dasar mengembangkan dan menguatkan karakter yang baik dengan pengenalan dan penanaman nilai-nilai filosofis dan pedagogis melalalui permainan tradisional. Adapun metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) adalah pendekatan penelitian yang melibatkan partisipasi aktif dari para peserta dalam proses pengabdian, lokasi penelitian adalah di sanggar bimbingan (SB) Kuala Langat Malaysia dengan jumlah peserta kegiatan seluruh siswa kelas 1-6 di SB Kuala Langat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman karakter siswa setelah melaksanakan permainan tradisional, siswa menerapkan nilai filosofis dan pedagogis diataranya kejujuran, disiplin, kesabaran, ketelitian, semangat dan motivasi, serta pantang menyerah. Novelty yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini bahwa permainan tradisional dapat merangsang peserta didik senantiasa memiliki kesadaran untuk menguatkan karakter melalui pemahaman dan penerapan nilai-nilai kehidupan dimulai dari ruang lingkup teman di kelas, dengan harapan dari kesadaran tersebut menjadi sebuah candu bagi siswa untuk selalu mengamalkan nilai-nilai secara filosofis dan pedagogis sebagai dasar penguatan karakter siswa.