Bonefasius Gerin
a:1:{s:5:"id_ID";s:40:"Instiut Keguruan dan Teknologi Larantuka";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA SEBAGAI MEDIA PENGUATAN PENDIDIKAN JASMANI ADAPTIF DI SEKOLAH LUAR BIASA Hironimus Bao Wolo; Bonefasius Gerin; Agustinus Ronaldus S. Laru
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4616

Abstract

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mengembangkan kepedulian sosial dan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan nyata di lapangan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SLB Adimister Dulionan, Kabupaten Flores Timur, dengan fokus pada implementasi pendidikan jasmani adaptif bagi siswa berkebutuhan khusus. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa dalam aktivitas jasmani yang aman, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik kemampuan mereka, sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif dengan melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator dan pendamping kegiatan, serta guru sebagai mitra pendukung. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Aktivitas yang diberikan meliputi senam ritmik adaptif, latihan motorik dasar, permainan adaptif kelompok, serta stimulasi sensorik gerak dengan alat yang dimodifikasi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa siswa berkebutuhan khusus menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian aktivitas. Aktivitas jasmani adaptif yang dirancang secara fleksibel mampu mendorong keterlibatan motorik dan interaksi sosial siswa. Selain itu, kegiatan ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan konsep pendidikan jasmani adaptif di lingkungan pendidikan inklusif. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PKM berbasis pendidikan jasmani adaptif dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pengembangan kemampuan motorik dan sosial siswa berkebutuhan khusus, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan inklusif melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.