Muthia Nurhidayah
Universitas Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVIEW JURNAL : AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TANAMAN PEPAYA (Carica papaya L.) Syauqul Jannah; Muthia Nurhidayah; Karina Primatyas Ningrum; Yusna Fadliyyah Apriyanti; Desy Amalia; Delta Baharyati
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v9i1.23257

Abstract

Di Indonesia, tanaman yang umum adalah pepaya (Carica papaya L.), karena terdapat berbagai macam zat bioaktif dengan kemampuan antioksidan, terutama pada bagian buah dan daunnya. Baik daun maupun buah pepaya diketahui mengandung vitamin C, tokoferol, senyawa fenolik, serta β-karoten yang berperan penting dalam menangkal radikal bebas. Dengan menetralkan radikal bebas dan zat kimia reaktif, antioksidan mencegah reaksi oksidasi dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai aktivitas antioksidan dari berbagai bagian tanaman pepaya. Setiap bagian tanaman yang diekstraksi menggunakan jenis pelarut berbeda menunjukkan variasi tingkat aktivitas antioksidan. Kajian ini dilakukan melalui metode studi pustaka dengan pendekatan tinjauan naratif, menggunakan sumber literatur dari basis data seperti PubMed, Google Scholar, MDPI, ScienceDirect, dan ResearchGate. Pemilihan artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi tertentu untuk memperoleh jurnal yang relevan. Hasil telaah menunjukkan bahwa bagian pepaya yang memiliki aktivitas antioksidan meliputi buah, kulit, dan daun, dengan aktivitas tertinggi diperoleh dari ekstrak etanol daun pepaya dengan nilai IC50 8,71 µg/mL.
Eksplorasi Senyawa Daun Kitolod (Isotoma longiflora) sebagai Agen Potensial untuk Kanker Prostat: Studi Farmakoinformatika Muthia Nurhidayah
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/prosemnasikk.v2i2.82

Abstract

Prostate cancer is one of the most prevalent malignancies in men and is strongly driven by dysregulation of androgen signaling, cell proliferation, and inflammation. Isotoma longiflora contains various bioactive compounds, yet their molecular relevance to prostate cancer remains unclear. This study aimed to identify the overlapping protein targets of Isotoma longiflora and prostate cancer and to elucidate the underlying molecular pathways. The methods included retrieval of protein targets from GeneCards, Venn analysis, construction of protein–protein interaction networks, clustering analysis, Gene Ontology and KEGG pathway enrichment, and molecular docking of key proteins. The analysis revealed 21 overlapping proteins, with ESR1, CDK2, and CASP9 identified as major hub proteins. Enrichment results indicated significant involvement of androgen receptor, MAPK, PI3K–Akt, p53 signaling, and steroid metabolism pathways. Molecular docking demonstrated that compounds such as Peonidin 3-(6’’-acetyl)glucoside, lobellin, and (-)-Gallocatechin-3-O-gallate showed strong binding affinity toward TNF, SIRT1, and PTGS2. These findings imply that Isotoma longiflora possesses potential as a source of prostate cancer therapeutic candidates by modulating multiple molecular pathways related to proliferation, apoptosis, and inflammation.