Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI UJI SIFAT ALIR DAN STABILITAS SEDIAAN BODY BUTTER MINYAK ATSIRI JERUK KALAMANSI (Citrofortunella microcarpa (Bunge) Wijnands Siburian, Devi Melisa; Sari, Delia Komala; Banon, Charles; Nanda, Yogie Andika Tri; Wulandari, Septi; Amalia, Desy
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v12i2.732

Abstract

Body butter merupakan sediaan kosmetika yang digunakan untuk perawatan kulit.Minyak atsiri jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa (Bunge) Wijnands)memiliki kandungan senyawa limonen yang tinggi yang memiliki aktivitas sebagaiantioksidan sehingga dapat diformulasikan ke dalam sediaan body butter gunamenjaga kesehatan kulit. Stabilitas sediaan body butter ini sangat dipengaruhi olehkonsentrasi emulgator yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untukmegevaluasi sifat alir dan stabilitas sediaan body butter MAJK. Penelitian inidilakukan dengan membuat sediaan body butter MAJK sebanyak 5 formula dengankonsentrasi asam stearat : trietanolamin dengan perbandingan F-1 (1%:2%), F-2(5%:2,5%), F-3 (10%:3%), F-4 (15%:3,5%), dan F-5 (20%:4%). Hasil penelitianpada uji sifat alir menunjukan bahwa sediaan body butter MAJK masuk kedalam tipealir pseudoplastis dan hasil pengukuran nilai pH sediaan menujukkan bahwa semuaformula memiliki nilai pH yang stabil selama 4 minggu penyimpanan. Padapengukuran nilai viskositas menunjukkan bahwa sediaan tidak stabil selama 4minggu penyimpanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sediaanbody butter MAJK masuk kedalam tipe alir pseudoplastis dan sediaan tidak stabilpada uji viskositas selama 4 minggu penyimpanan pada suhu ruang.
REVIEW JURNAL : AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TANAMAN PEPAYA (Carica papaya L.) Jannah, Syauqul; Nurhidayah, Muthia; Ningrum, Karina Primatyas; Apriyanti, Yusna Fadliyyah; Amalia, Desi; Baharyati, Delta
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v9i1.23257

Abstract

Di Indonesia, tanaman yang umum adalah pepaya (Carica papaya L.), karena terdapat berbagai macam zat bioaktif dengan kemampuan antioksidan, terutama pada bagian buah dan daunnya. Baik daun maupun buah pepaya diketahui mengandung vitamin C, tokoferol, senyawa fenolik, serta β-karoten yang berperan penting dalam menangkal radikal bebas. Dengan menetralkan radikal bebas dan zat kimia reaktif, antioksidan mencegah reaksi oksidasi dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai aktivitas antioksidan dari berbagai bagian tanaman pepaya. Setiap bagian tanaman yang diekstraksi menggunakan jenis pelarut berbeda menunjukkan variasi tingkat aktivitas antioksidan. Kajian ini dilakukan melalui metode studi pustaka dengan pendekatan tinjauan naratif, menggunakan sumber literatur dari basis data seperti PubMed, Google Scholar, MDPI, ScienceDirect, dan ResearchGate. Pemilihan artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi tertentu untuk memperoleh jurnal yang relevan. Hasil telaah menunjukkan bahwa bagian pepaya yang memiliki aktivitas antioksidan meliputi buah, kulit, dan daun, dengan aktivitas tertinggi diperoleh dari ekstrak etanol daun pepaya dengan nilai IC50 8,71 µg/mL.