Ruslan Ruslan
Universitas Muhammadiyah Bima, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DEEP LEARNING DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAI BERBASIS LITERASI DIGITAL Salmin Salmin; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid: jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan.v10i1.5840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi teknologi deep learning dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berbasis literasi digital. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), khususnya deep learning, membuka peluang besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran agama yang selama ini masih cenderung bersifat konvensional. Deep learning memungkinkan terciptanya sistem pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan interaktif sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kual itatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) yang diperkuat dengan studi lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PAI dan praktisi teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi deep learning dalam pembelajaran PAI dapat dilakukan melalui berbagai media dan aplikasi, seperti chatbot islami, sistem kuis otomatis berbasis pemahaman, analisis teks Al-Qur’an dan hadis, serta rekomendasi materi berbasis kebutuhan siswa. Penggunaan teknologi ini mendorong peningkatan literasi digital siswa, mempercepat pemahaman konsep-konsep keislaman secara kontekstual, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan partisipatif. Namun, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi guru dalam literasi digital, serta desain kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru PAI dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, serta pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung integrasi teknologi digital dalam pembelajaran agama. Dengan demikian, pembelajaran PAI tidak hanya relevan dengan tantangan zaman, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai Islam secara efektif kepada generasi digital.
INTEGRASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PELUANG DAN TANTANGAN DI ERA INDUSTRI 4.0 Rustam Rustam; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid: jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan.v10i1.6202

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh integrasi teknologi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era Revolusi Industri 4.0. Tujuan utama adalah memahami manfaat dan tantangan yang muncul dari penggunaan teknologi seperti platform digital, media interaktif, dan kecerdasan buatan dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan meliputi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif observasi praktik pendidikan berbasis teknologi di berbagai madrasah dan sekolah Islam, dengan pendekatan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa teknologi mampu memperluas akses sumber belajar, meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, serta membangun internalisasi nilai mulia secara lebih efektif. Namun, tantangan seperti infrastruktur belum merata dan kurangnya kompetensi guru masih menjadi hambatan utama. Implikasi strategis menuntut inovasi berkelanjutan dan pelatihan komprehensif dalam menyambut pendidikan Islam berbasis digital. Saran fokus pada peningkatan akses dan kesiapan sumber daya manusia sebagai kunci keberhasilan penerapan teknologi