Salmin Salmin
Universitas Muhammadiyah Bima, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Integrasi Pendidikan Agama Islam dengan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Pemahaman dan Pengamalan Siswa di Sekolah Salmin Salmin; Yeni Arnaningsih; Ati Nurhayati; Ahyar Ahyar; Humaidin Humaidin; Ahmadin Ahmadin; Agussalam Agussalam
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i1.5135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan teknologi digital dalam konteks pembelajaran di sekolah menengah, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pemahaman dan pengamalan siswa terhadap nilai-nilai Islam. Dalam era digital, pendekatan pembelajaran PAI perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi agar tetap relevan dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan studi lapangan di beberapa sekolah menengah, baik negeri maupun swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran PAI, seperti penggunaan Learning Management System (LMS), video pembelajaran interaktif, aplikasi mobile Islami, dan media sosial yang dikontrol secara edukatif, mampu meningkatkan pemahaman kognitif siswa terhadap materi keislaman. Lebih dari itu, pendekatan ini juga terbukti mampu mendorong pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari secara lebih kontekstual dan aplikatif. Teknologi digital tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga sebagai media untuk membangun lingkungan belajar yang interaktif, kolaboratif, dan spiritual. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pembelajaran terpadu berbasis digital yang tidak hanya menyampaikan konten keislaman secara informatif, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai Islam secara holistik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pelatihan guru PAI dalam pemanfaatan teknologi digital serta dukungan kebijakan sekolah dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang religius dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DEEP LEARNING DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAI BERBASIS LITERASI DIGITAL Salmin Salmin; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid: jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan.v10i1.5840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi teknologi deep learning dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berbasis literasi digital. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), khususnya deep learning, membuka peluang besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran agama yang selama ini masih cenderung bersifat konvensional. Deep learning memungkinkan terciptanya sistem pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan interaktif sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kual itatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) yang diperkuat dengan studi lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PAI dan praktisi teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi deep learning dalam pembelajaran PAI dapat dilakukan melalui berbagai media dan aplikasi, seperti chatbot islami, sistem kuis otomatis berbasis pemahaman, analisis teks Al-Qur’an dan hadis, serta rekomendasi materi berbasis kebutuhan siswa. Penggunaan teknologi ini mendorong peningkatan literasi digital siswa, mempercepat pemahaman konsep-konsep keislaman secara kontekstual, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan partisipatif. Namun, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi guru dalam literasi digital, serta desain kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru PAI dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, serta pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung integrasi teknologi digital dalam pembelajaran agama. Dengan demikian, pembelajaran PAI tidak hanya relevan dengan tantangan zaman, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai Islam secara efektif kepada generasi digital.