Nasaruddin Nasaruddin
Universitas Muhammadiyah Bima, Indonesia.

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTEGRASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PELUANG DAN TANTANGAN DI ERA INDUSTRI 4.0 Rustam Rustam; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid: jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan.v10i1.6202

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh integrasi teknologi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era Revolusi Industri 4.0. Tujuan utama adalah memahami manfaat dan tantangan yang muncul dari penggunaan teknologi seperti platform digital, media interaktif, dan kecerdasan buatan dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan meliputi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif observasi praktik pendidikan berbasis teknologi di berbagai madrasah dan sekolah Islam, dengan pendekatan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa teknologi mampu memperluas akses sumber belajar, meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, serta membangun internalisasi nilai mulia secara lebih efektif. Namun, tantangan seperti infrastruktur belum merata dan kurangnya kompetensi guru masih menjadi hambatan utama. Implikasi strategis menuntut inovasi berkelanjutan dan pelatihan komprehensif dalam menyambut pendidikan Islam berbasis digital. Saran fokus pada peningkatan akses dan kesiapan sumber daya manusia sebagai kunci keberhasilan penerapan teknologi
INTEGRASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PELUANG DAN TANTANGAN DI ERA INDUSTRI 4.0 Rustam Rustam; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid.v10i1.6202

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh integrasi teknologi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era Revolusi Industri 4.0. Tujuan utama adalah memahami manfaat dan tantangan yang muncul dari penggunaan teknologi seperti platform digital, media interaktif, dan kecerdasan buatan dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan meliputi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif observasi praktik pendidikan berbasis teknologi di berbagai madrasah dan sekolah Islam, dengan pendekatan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa teknologi mampu memperluas akses sumber belajar, meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, serta membangun internalisasi nilai mulia secara lebih efektif. Namun, tantangan seperti infrastruktur belum merata dan kurangnya kompetensi guru masih menjadi hambatan utama. Implikasi strategis menuntut inovasi berkelanjutan dan pelatihan komprehensif dalam menyambut pendidikan Islam berbasis digital. Saran fokus pada peningkatan akses dan kesiapan sumber daya manusia sebagai kunci keberhasilan penerapan teknologi
NILAI-NILAI KOMUNIKASI QUR’ANI DALAM MEMBANGUN KETAHANAN KELUARGA MUSLIM DI ERA DIGITAL Nasaruddin Nasaruddin; Alifah Muthmainnah
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid.v10i1.6787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis nilai-nilai komunikasi Qur’ani dalam membangun ketahanan keluarga Muslim di era digital yang ditandai dengan arus informasi yang cepat dan kompleks. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana prinsip-prinsip komunikasi dalam Al-Qur’an, seperti qaulan sadidan (perkataan yang benar), qaulan layyinan (perkataan yang lemah lembut), dan qaulan ma’rufan (perkataan yang baik), dapat diimplementasikan dalam interaksi keluarga guna memperkuat hubungan emosional, spiritual, dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur ilmiah yang relevan dengan komunikasi Islam dan ketahanan keluarga. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan nilai-nilai komunikasi Qur’ani yang relevan dengan konteks kehidupan keluarga di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai komunikasi Qur’ani memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga Muslim, terutama dalam menghadapi tantangan era digital seperti disrupsi komunikasi, konflik keluarga, dan pengaruh negatif media sosial. Penerapan komunikasi yang jujur, santun, empatik, dan penuh tanggung jawab mampu menciptakan keharmonisan, meningkatkan kepercayaan antar anggota keluarga, serta memperkuat fondasi moral dan spiritual keluarga. Kesimpulannya, internalisasi dan implementasi nilai-nilai komunikasi Qur’ani dalam kehidupan keluarga Muslim menjadi kunci penting dalam membangun ketahanan keluarga di era digital. Nilai-nilai tersebut tidak hanya relevan secara normatif, tetapi juga aplikatif dalam menjawab tantangan komunikasi modern, sehingga keluarga Muslim mampu menjadi unit sosial yang kuat, harmonis, dan adaptif terhadap perubahan zaman.