Ketidakstabilan ekonomi global yang dipicu oleh konflik geopolitik internasional semakin memengaruhi keberlanjutan bisnis melalui tekanan inflasi, gangguan rantai pasok, fluktuasi suku bunga, dan perubahan perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transformasi digital bisnis dan strategi manajemen pemasaran berfungsi sebagai respon adaptif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, laporan ekonomi internasional, dan publikasi akademik yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur sistematis dan dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, interpretasi, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital bisnis berperan strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses pasar, dan memperkuat fleksibilitas organisasi dalam merespons tekanan eksternal. Selain itu, strategi pemasaran adaptif berbasis platform digital, segmentasi berbasis data, dan penguatan hubungan pelanggan mampu memperkuat ketahanan bisnis pada masa ketidakstabilan ekonomi. Penelitian juga menunjukkan bahwa konflik geopolitik memiliki implikasi tidak langsung terhadap operasional bisnis melalui perubahan kebijakan moneter, tren inflasi, dan ketidakpastian pasar global. Oleh karena itu, integrasi transformasi digital dan strategi pemasaran adaptif menjadi pilar penting dalam menjaga ketahanan bisnis pada lingkungan ekonomi global yang semakin dinamis.