Andri Catur Trissetianto
Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara, Bogor, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Activity Based Costing (ABC) System on the Calculation of Cost of Goods Sold (COGS) Ridwan Ridwan; Shirley Mo Ching Yeung; Andri Catur Trissetianto
Greenation International Journal of Economics and Accounting Vol. 1 No. 4 (2023): (GIJEA) Greenation International Journal of Economics and Accounting (December
Publisher : Greenation Research & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/gijea.v1i4.362

Abstract

This study investigates the application of Activity Based Costing (ABC) in the calculation of Cost of Goods Sold (COGS) and its impact on cost management and business performance. The research aims to explore how the implementation of ABC can improve the accuracy of COGS, enhance cost efficiency, and increase profitability within various industries, including manufacturing, retail, and services. Data were collected through surveys and interviews from 30 companies in Indonesia that have adopted ABC in their cost accounting systems. The results of paired sample t-tests indicated a significant improvement in COGS accuracy, with an average increase of 20% after ABC implementation. Furthermore, the study found that ABC positively impacted cost efficiency (83.33%), profitability (66.67%), and decision-making efficiency (73.33%). The research also identified the challenges of ABC adoption, including the high initial investment and complexity, particularly for small and medium-sized enterprises (SMEs). The findings highlight the long-term benefits of ABC in improving cost allocation, optimizing resource use, and enhancing strategic decision-making. This study contributes to the growing body of literature on cost management and provides practical insights for businesses considering ABC adoption.
Pengaruh Digital Trust dan Content Marketing terhadap Purchase Intention dengan Customer Experience sebagai Variabel Mediasi pada Marketplace Online Andri Catur Trissetianto; Jaja Miharja; Dedy Tri Cahyono; Mujito Mujito
Efisiensi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Ilmu Manajemen Vol. 2 No. 3 (2026): Efisiensi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Ilmu Manajemen
Publisher : Yayasan Inovasi Akademi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/efisiensi.v2i3.304

Abstract

Perkembangan marketplace online di Indonesia mendorong perubahan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian yang semakin dipengaruhi oleh kepercayaan digital, kualitas konten pemasaran, dan pengalaman penggunaan platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital trust dan content marketing terhadap purchase intention melalui customer experience sebagai variabel mediasi pada pengguna marketplace online di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden pengguna marketplace online yang pernah melakukan transaksi minimal dua kali dalam enam bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital trust dan content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer experience. Selain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh langsung terhadap purchase intention. Variabel customer experience terbukti berpengaruh signifikan terhadap purchase intention dan mampu memediasi hubungan antara digital trust dan content marketing terhadap niat beli konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan keamanan transaksi digital, kualitas konten informasi produk, dan pengalaman penggunaan platform secara simultan menjadi faktor penting dalam meningkatkan niat pembelian pada marketplace online. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola marketplace untuk memperkuat strategi kepercayaan digital dan pengelolaan konten pemasaran dalam rangka meningkatkan performa bisnis digital.
Transformasi Digital Bisnis dan Strategi Manajemen Pemasaran dalam Menghadapi Ketidakstabilan Ekonomi Global akibat Konflik Geopolitik Internasional Andri Catur Trissetianto; Dedy Tri Cahyono; Jaja Miharja; Mujito Mujito
Efisiensi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Ilmu Manajemen Vol. 2 No. 3 (2026): Efisiensi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Ilmu Manajemen
Publisher : Yayasan Inovasi Akademi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/efisiensi.v2i3.305

Abstract

Ketidakstabilan ekonomi global yang dipicu oleh konflik geopolitik internasional semakin memengaruhi keberlanjutan bisnis melalui tekanan inflasi, gangguan rantai pasok, fluktuasi suku bunga, dan perubahan perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transformasi digital bisnis dan strategi manajemen pemasaran berfungsi sebagai respon adaptif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, laporan ekonomi internasional, dan publikasi akademik yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur sistematis dan dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, interpretasi, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital bisnis berperan strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses pasar, dan memperkuat fleksibilitas organisasi dalam merespons tekanan eksternal. Selain itu, strategi pemasaran adaptif berbasis platform digital, segmentasi berbasis data, dan penguatan hubungan pelanggan mampu memperkuat ketahanan bisnis pada masa ketidakstabilan ekonomi. Penelitian juga menunjukkan bahwa konflik geopolitik memiliki implikasi tidak langsung terhadap operasional bisnis melalui perubahan kebijakan moneter, tren inflasi, dan ketidakpastian pasar global. Oleh karena itu, integrasi transformasi digital dan strategi pemasaran adaptif menjadi pilar penting dalam menjaga ketahanan bisnis pada lingkungan ekonomi global yang semakin dinamis.