Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Community Empowerment through Caisim Cultivation Training and Sharia-Based Economic Practices in Darmacaang, Ciamis Ikmal Mumtahaen; Alip Gunadi; Nila Nopianti; Ganjar Santika; Agung Mulyana; M. Kaharudin Yasin
Khidmat Vol 5 No 1 (2025): Khidmat
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam Ciamis-Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak . Produktivitas pertanian di Desa Darmacaang masih tergolong rendah, meskipun sektor ini menjadi sumber utama penghidupan masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah teknik budidaya caisim ( Brassica rapa var. parachinensis ) yang belum optimal dan kurang keterampilan manajerial serta pemahaman pelaku usaha terhadap pengelolaan usaha berbasis syariah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai teknik budidaya caisim yang efektif serta memperkenalkan penerapan akad ekonomi syariah berupa mukhabarah dan muzara'ah dalam konteks kerja sama pertanian. Metode pelaksanaannya menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pemaparan lapangan, dan diskusi kelompok terarah (FGD) yang fokus pada budidaya berorientasi hasil, penggunaan pupuk organik, serta simulasi akad syariah dalam pembagian hasil panen. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien serta adanya minat untuk menerapkan kerja sama berbasis syariah dalam pengelolaan lahan dan hasil pertanian. Integrasi pendekatan teknis dan syariah ini terbukti mendorong produktivitas dan potensi kemandirian ekonomi lokal, sekaligus mengafirmasi hasil penelitian sebelumnya tentang pentingnya penguatan kapasitas petani melalui pendekatan integratif dalam program pemberdayaan. Kata kunci: budidaya caisim, akad mukhabarah, pemberdayaan ekonomi desa. Abstrak . Produktivitas pertanian di Desa Darmacaang masih rendah meskipun sektor tersebut merupakan sumber mata pencaharian utama bagi penduduknya. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh teknik budidaya tanaman caisim ( Brassica rapa var. parachinensis ) yang belum optimal serta keterbatasan keterampilan manajerial dan pengetahuan bisnis berbasis syariah di kalangan petani setempat. Proyek pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang metode budidaya tanaman caisim yang efektif dan memperkenalkan penerapan akad pertanian Islam, khususnya mukhabarah dan muzara'ah , dalam praktik pertanian koperasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui lokakarya, demonstrasi lapangan, dan diskusi kelompok terfokus (FGD), dengan fokus pada budidaya berorientasi hasil, pemupukan organik, dan simulasi akad syariah dalam skema bagi hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien, seiring dengan meningkatnya minat untuk mengadopsi model kerjasama berbasis syariah untuk pengelolaan lahan dan panen. Integrasi pendekatan teknis dan Islam telah terbukti meningkatkan produktivitas dan mendukung kemandirian ekonomi lokal, yang menegaskan temuan sebelumnya tentang pentingnya strategi pengembangan kapasitas integratif dalam program pemberdayaan masyarakat. Kata Kunci: budidaya caisim, mukhabarah, ekonomi pemberdayaan desa.
Developing Competitive Business Intelligence for Islamic Digital Banking: A Multi-Dimensional Customer Review Analytics Asep Koswara; Muhammad Irfan; Nila Nopianti; Rifki Harsono
Journal of Digital Business and Management Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Digital Business and Management (On Process)
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/7eb8j756

Abstract

Intensifying competition in Islamic digital banking requires financial institutions to continuously monitor customer experiences and transform them into strategic business intelligence. However, existing evaluation approaches largely rely on isolated indicators, such as application ratings or customer satisfaction, which provide limited insights for competitive benchmarking. This study proposes a Competitive Business Intelligence (CBI) framework to evaluate the competitive performance of Islamic digital banking applications in Indonesia by integrating multidimensional customer review analytics. Using 7,424 Google Play Store reviews from four Islamic digital banking applications, the study identifies key competitive strengths, service weaknesses, and strategic priorities from customers' perspectives. The results indicate that one application consistently demonstrated superior competitive performance, while authentication and login issues represent the most critical barrier to customer experience across applications. Furthermore, digital payment services consistently emerge as the primary competitive strength. The proposed Competitive Business Intelligence Index (CBII) offers a multidimensional benchmarking tool that supports evidence-based strategic decision-making, service innovation, and competitive positioning. This study contributes a practical business intelligence framework that enables Islamic digital banks to leverage customer feedback as a strategic resource for sustainable competitive advantage.