Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA KARBON RENDAH PADA PROSES BUBUT KONVENSIONAL Fahrizal; Priyono; Sealtial Mau; Anastasia De Delia Dos Santos
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v9i1.17256

Abstract

Dalam proses bubut, kualitas permukaan benda kerja dipengaruhi oleh parameter pemotongan seperti kecepatan potong, kedalaman potong, laju pemotongan, dan sebagainya. Namun demikian belum banyak informasi tentang keterkaitan atau interaksi antara parameter pemotongan terhadap nilai kekasaran permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh parameter pemotongan terhadap nilai kekasaran permukaan baja karbon rendah. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan mesin bubut konvensional dengan pahat bubut HSS Cobalt 5% pada pemotongan baja konstruksi St 40 tanpa menggunakan cairan pendingin (dry machining). Diperoleh kesimpulan bahwa jumlah putaran mesin, kedalaman potong dan laju pemotongan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kekasaran permukaan. Nilai kekasaran permukaan paling rendah diperoleh pada jumlah putaran 280 rpm, kedalaman potong 0,5 mm dan laju 0,2 mm/putaran dengan nilai kekasaran sebesar 2,968 µm. Kontribusi masing-masing parameter terhadap nilai kekasaran permukaan baja St 40 adalah putaran mesin sebesar 42,2%, kedalaman potong sebesar 10% dan laju pemakanan memberikan kontribusi sebesar 20,3%.
PENGARUH EQ DAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PRAKTIK PENGELASAN SMAW SISWA KELAS XI TPFL SMK N 5 KUPANG Teresia Mite; Fahrizal; Priyono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v12i2.82

Abstract

Perkembangan dunia industri yang pesat mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Situasi ini menuntut pembelajaran di SMK untuk lebih diperhatikan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang relevan dengan dunia kerja. Oleh karena itu, kecerdasan emosional (EQ) dan model pembelajaran Concept Learning diperlukan untuk mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi dunia industri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara EQ (individu dan kelompok) terhadap keterampilan praktik pengelasan SMAW, dengan nilai thitung individu = 3,175 > ttabel = 2,069 dan thitung kelompok = 12,512 > ttabel = 2,069 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Model pembelajaran Concept Learning secara individu dan kelompok juga berpengaruh signifikan terhadap keterampilan praktik pengelasan, meskipun nilai thitung individu = 0,740 < ttabel = 2,069, namun nilai signifikansi 0,037 < 0,05; serta thitung kelompok = 0,164 < ttabel = 2,069 dengan nilai signifikansi 0,021 < 0,05. Secara simultan, terdapat pengaruh signifikan antara EQ dan model pembelajaran Concept Learning terhadap keterampilan praktik pengelasan SMAW, dengan nilai Fhitung individu = 5,790 > Ftabel = 3,47 dan Fhitung kelompok = 80,369 > Ftabel = 3,47 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05)
PENERAPAN MODEL PJBL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR CAD/CAM SISWA SMK PEMESINAN Kristo Atok; Fahrizal; Damianus Manesi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v12i2.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Manufaktur sistem CAD/CAM di SMK Negeri 2 Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Subjek penelitian terdiri dari 64 siswa kelas XI Teknik Pemesinan yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran berbasis proyek, dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pre-test dan post-test, observasi keaktifan siswa, serta kuesioner persepsi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Uji-t independen menunjukkan nilai signifikansi < 0,05. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek juga meningkatkan keaktifan siswa dan mendapat tanggapan positif dari mayoritas peserta didik. Dengan demikian, PjBL efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam pembelajaran CAD/CAM berbasis digital