Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI SEBAGAI DASAR METODE PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK USAHA FUWA CHEESECAKE Terran Danendra Immanuel; Agustin Ekadjaja
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i3.36186

Abstract

Perkembangan sektor kuliner di Indonesia semakin pesat seiring dengan meningkatnya tren konsumsi modern dan perubahan gaya hidup masyarakat. Kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya berinovasi dalam menciptakan produk, tetapi juga mampu mengelola biaya secara efektif guna menjaga keberlanjutan usaha. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam bentuk praktik kewirausahaan melalui usaha Fuwa Cheesecake, yang menghadirkan produk cheesecake dengan berbagai varian rasa menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan biaya produksi sebagai dasar dalam penetapan harga jual produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan cost-based pricing melalui metode markup pricing, dengan menghitung total biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung pada setiap varian. Perhitungan dilakukan terhadap empat varian produk, yaitu Blueberry, Strawberry, Salted Caramel, dan Chocolate Mousse, yang menunjukkan adanya perbedaan biaya produksi akibat variasi bahan dan teknik pengolahan. Fuwa Cheesecake menetapkan persentase markup sebesar 80% untuk varian Blueberry dan Strawberry yang menggunakan topping berbasis pudding Nutrijell dengan proses sederhana, serta 120% untuk varian Salted Caramel dan Chocolate Mousse yang memerlukan bahan premium serta teknik pengolahan lebih kompleks seperti karamelisasi dan pencairan cokelat. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan dan tanggapan konsumen, produk dinilai memiliki kualitas rasa yang sepadan dengan harga jual yang ditetapkan, di mana cita rasa lembut dan tekstur creamy menjadi daya tarik utama yang memperkuat nilai produk. Dengan demikian, penerapan perhitungan biaya produksi yang rinci dan akurat menjadi landasan penting dalam penetapan harga jual, sehingga usaha dapat bersaing secara adil di pasar sekaligus memastikan keberlanjutan profitabilitas.
PELATIHAN PENGGOLONGAN AKUN DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI UNTUK SISWA SMA Clara Felixa Tridian; Agustin Ekadjaja
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37242

Abstract

This community service article reports on the implementation of a teaching assistance program within the framework of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) initiative, which aims to enhance high school students’ understanding of basic accounting, especially account classification. Many students find it difficult to tell real accounts (assets, liabilities, equity) from nominal accounts (revenue, expenses) and to classify accounts correctly for journals and financial statements. In this program, university students acted as teaching assistants to guide students, explain concepts, and support practice exercises. The activities included interactive lessons, group discussions, and the use of visual tools such as the account tree. The account tree shows the relationships between different types of accounts and helps students understand how accounts are organized. Students also made their own account trees with the help of teaching assistants, which reduced confusion and made abstract concepts easier to understand. Pre-tests and post-tests showed that students’ understanding, confidence, and speed in learning, and visual tools helped students learn accounting more effectively, connect theory with practice, and increase financial literacy. This program shows that teaching assistance through MBKM can be an effective way to help high school students build a solid foundation in accounting and prepare them to apply it in school and daily life. Artikel pengabdian ini melaporkan pelaksanaan program asistensi mengajar dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMA tentang akuntansi dasar, khususnya penggolongan akun. Banyak siswa masih kesulitan membedakan akun riil (aset, kewajiban, ekuitas) dan akun nominal (pendapatan, beban), serta menempatkan akun dengan benar dalam jurnal dan laporan keuangan. Kurangnya pemahaman pada tahap awal dapat memperlambat proses belajar akuntansi dan menurunkan minat belajar siswa secara keseluruhan. Dalam program ini, mahasiswa bertindak sebagai asisten pengajar untuk membimbing siswa, menjelaskan konsep secara langsung, dan mendampingi latihan praktik. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi kelompok untuk memperkuat pemahaman, serta penggunaan media visual berupa pohon akun. Pohon akun menampilkan hubungan antar akun secara jelas dan terstruktur, dari kelompok utama seperti aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban hingga contoh akun yang lebih rinci. Siswa juga membuat pohon akun secara mandiri dengan bimbingan asisten pengajar, sehingga kebingungan berkurang dan konsep abstrak menjadi lebih mudah dipahami. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman, kemampuan analitis, dan kepercayaan diri siswa dalam mengelompokkan akun dengan tepat. Secara keseluruhan, integrasi asistensi MBKM, pembelajaran interaktif, dan media visual terbukti efektif dalam membangun literasi akuntansi, meningkatkan minat belajar, serta mempersiapkan siswa untuk menerapkan prinsip-prinsip akuntansi dalam kehidupan akademik maupun kehidupan sehari-hari mereka di masa depan.
STRATEGI EFISIENSI BIAYA PEMASARAN FUWA CHEESECAKE MELALUI PEMASARAN DIGITAL DI MEDIA SOSIAL Hizkia Francis Lim; Agustin Ekadjaja
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37243

Abstract

Marketing is one of the important element in the success of any business. In this digital age, digital marketing strategies, such as through social media, are one of the most effective methods for marketing and building brand awareness to increase sales, especially for culinary businesses like Fuwa Cheesecake. Conventional marketing is considered inefficient because it requires high costs for print media, physical promotion and distribution, while digital marketing offers several advantages over conventional marketing methods, one of which is cost efficiency. Digital media such as social media, email, and websites eliminate the costs of printing, shipping, or displaying physical advertisements. Content can be created digitally and distributed instantly at minimal cost. Digital marketing allows for specific audience targeting based on demographics, interests, location, and online behavior. This makes advertising budgets more efficient because they are allocated only to the most potential customers, rather than being spread out widely without a clear objective. Competition in the culinary industry is increasingly heated today, with almost all culinary businesses using digital marketing to promote their products. Therefore, as Fuwa Cheesecake entrepreneurs, we must develop a sound marketing strategy to make our product stand out from the crowd. The results of the PKM activities showed an increase in consumer interaction, growth in followers on social media, and an increase in sales of Fuwa Cheesecake products after implementing digital marketing strategies. Therefore, this research is expected to contribute to the advancement of marketing science and serve as a practical reference for entrepreneurs navigating the digital age. Pemasaran merupakan salah satu elemen penting dalam keberhasilan suatu bisnis. Di era yang serba digital ini, strategi pemasaran digital seperti melalui media sosial menjadi salah satu metode yang paling efektif dan efisien dalam melakukan pemasaran dan membangun brand awareness guna meningkatkan penjualan, khususnya bagi bisnis kuliner seperti Fuwa Cheesecake. Pemasaran konvensional dinilai sudah tidak efisien karena membutuhkan biaya tinggi untuk media cetak, promosi fisik, dan distribusi, sedangkan pemasaran digital menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan metode pemasaran konvensional, salah satunya adalah efisiensi biaya. Dengan media digital seperti media sosial, email, dan website tidak memerlukan biaya cetak, pengiriman, atau penayangan iklan fisik. Konten dapat dibuat secara digital dan didistribusikan secara instan dengan biaya minimal. Pemasaran digital memungkinkan penargetan audiens secara spesifik berdasarkan demografi, minat, lokasi, dan perilaku online. Hal ini membuat anggaran iklan lebih efisien karena hanya dialokasikan untuk calon konsumen yang paling potensial, bukan tersebar secara luas tanpa tujuan yang jelas. Persaingan di bidang usaha kuliner kian memanas di jaman sekarang, hampir semua pelaku usaha di bidang kuliner sudah melakukan pemasaran digital untuk memasarkan produk mereka. Oleh sebab itu, kita sebagai pelaku usaha Fuwa Cheesecake harus mengatur strategi pemasaran dengan baik, agar produk kita lebih menonjol dibanding produk-produk lain. Hasil kegiatan PKM menunjukkan adanya peningkatan interaksi konsumen, pertumbuhan pengikut di media sosial, serta kenaikan penjualan produk Fuwa Cheesecake setelah penerapan strategi pemasaran digital. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi kemajuan ilmu pemasaran dan menjadi acuan praktis bagi pelaku usaha dalam menghadapi zaman digital.
JURNAL UMUM SEBAGAI DASAR PENCATATAN DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAGANG Natasha Jusuf; Agustin Ekadjaja
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37245

Abstract

The Community Service activity through the Teaching Assistance program at SMA Budi Mulia Jakarta Pusat aims to improve 12th-grade students’ understanding of general journal material, which serves as a fundamental component in accounting education. The main problem identified was the students’ low motivation and comprehension levels due to the use of a one-way teaching method. To address this issue, a combined learning method was implemented, consisting of three main stages: explanation of general journal material by the teacher, distribution and completion of individual practice exercises, and presentation of students’ answers in front of the class. This approach emphasizes active learning and peer learning, encouraging students to be directly involved in the learning process. The results showed a significant improvement in students’ comprehension and academic performance, with the average score of class 12-7 increasing from 55 to 80, and class 12-5 from 33 to 68 after applying this method. In addition, the program had a positive impact on students’ motivation, participation, and communication skills in explaining accounting concepts. Therefore, this Teaching Assistance activity demonstrates that a practice-based and collaborative learning approach is effective in enhancing students’ understanding of general journal concepts and can serve as an alternative learning model for accounting education at the high school level. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat melalui program Asistensi Mengajar di SMA Budi Mulia Jakarta Pusat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas 12 terhadap materi jurnal umum yang menjadi dasar penting dalam pembelajaran akuntansi. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya motivasi dan pemahaman siswa akibat metode pembelajaran yang masih bersifat satu arah. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan metode pembelajaran kombinasi yang terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu penjelasan materi jurnal umum oleh pengajar, pemberian dan pengerjaan latihan soal secara individual, serta pemaparan jawaban latihan soal oleh siswa melalui presentasi di depan kelas. Pendekatan ini berorientasi pada active learning dan peer learning yang mendorong keterlibatan langsung siswa dalam proses pembelajaran. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan hasil belajar, dengan rata-rata nilai kelas 12-7 meningkat dari 55 menjadi 80, dan kelas 12-5 meningkat dari 33 menjadi 68 setelah penerapan metode ini. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan motivasi, keaktifan, serta kemampuan komunikasi siswa dalam menjelaskan konsep akuntansi. Dengan demikian, kegiatan Asistensi Mengajar ini membuktikan bahwa penerapan metode pembelajaran berbasis praktik langsung dan kolaboratif efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep jurnal umum serta dapat dijadikan sebagai model pembelajaran alternatif dalam pendidikan akuntansi di tingkat SMA.
PELATIHAN PENYUSUNAN LABA RUGI DAN NERACA UNTUK SISWA SMA Jessica Octaviani; Agustin Ekadjaja
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37321

Abstract

Financial literacy is a fundamental skill that should be developed from an early age, especially in understanding and preparing financial statements. Accounting education at the high school level remains limited to basic theoretical concepts, with insufficient emphasis on the practical preparation of financial reports such as income statements and balance sheets. This training program aimed to enhance the understanding and skills of students at SMA Santo Yakobus in preparing financial statements in a systematic and accurate manner. The training was conducted using a participatory educational approach, consisting of material presentations, interactive discussions, case studies, and exercises in preparing financial reports based on simplified data. The results of the program showed that the training significantly improved students’ understanding of the structure and function of income statements and balance sheets, as well as their ability to independently prepare financial statements. This program demonstrates that training activities can have a positive impact on strengthening financial literacy at the secondary education level. Furthermore, the training is expected to serve as a learning model that can be implemented in other schools as part of the synergy between higher education and secondary education. Literasi keuangan merupakan kemampuan dasar yang penting untuk dimiliki sejak usia sekolah, khususnya dalam memahami dan menyusun laporan keuangan. Pembelajaran akuntansi di tingkat Sekolah Menengah Atas masih terbatas pada konsep dasar, tanpa penekanan yang memadai pada praktik penyusunan laporan keuangan seperti laporan laba rugi dan neraca. Kegiatan Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMA Santo Yakobus dalam menyusun laporan keuangan secara sistematis dan akurat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif partisipatif, yang terdiri atas pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, serta latihan penyusunan laporan keuangan berdasarkan data sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap struktur dan fungsi laporan laba rugi dan neraca, serta meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun laporan keuangan secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa kegiatan pelatihan yang dilakukan dapat memberikan dampak positif terhadap penguatan literasi keuangan di tingkat pendidikan menengah. Pelatihan ini diharapkan menjadi model pembelajaran yang dapat digunakan di sekolah lain sebagai bagian dari sinergi antara pendidikan tinggi dan pendidikan dasar-menengah.
PERAN KETEPATAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DALAM MENDUKUNG KEBERLANGSUNGAN DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN David Wijaya; Agustin Ekadjaja
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37323

Abstract

The Teaching Assistant activity in the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program enables students to develop their academic, professional, and soft skills, such as communication, teamwork, and leadership. This program was conducted at SMA Budi Mulia, Central Jakarta, from August to November 2025. The activity began with an analysis of the challenges faced by the partner institution, SMA Budi Mulia, and coordination with the principal and economics teachers to address these challenges. The teaching assistance was provided to 12th-grade students, specifically in classes 12-5 and 12-6. The author served as a teaching assistant for the economics teacher, assisting in the learning process continuously, from delivering material, guiding practice exercises, to evaluating students’ understanding from August to November 2025. One of the topics taught to the 12th-grade students was the preparation of financial statements for trading companies, which included understanding basic accounting principles, calculating profit and loss, determining changes in capital, and classifying accounts in the statement of financial position. This activity aimed to help 12th-grade students understand the principles of preparing an accurate financial statement and the importance of presenting financial statements according to the accounting standards. The results of this teaching assistance activity indicate students’ interest in learning and an improvement in understanding among several students, as shown by the satisfactory assignment scores related to the topic of preparing financial statements for trading companies. Kegiatan Asistensi Mengajar dalam Program Merdeka Belajar Kuliah Merdeka (MBKM) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggembangkan potensi akademik, profesional, dan soft skill seperti komunikasi, kemampuan bekerja sama, dan kepemimpinan. Program ini dilaksanakan di SMA Budi Mulia, Jakarta Pusat mulai dari bulan Agustus hingga November 2025. Kegiatan ini dimulai dari melakukan analisis kendala yang dihadapi mitra, yaitu SMA Budi Mulia, serta koordinasi dan bekerja sama dengan kepala sekolah dan guru ekonomi SMA Budi Mulia untuk mengatasi kendala tersebut. Kegiatan asistensi mengajar ini dilaksanakan pada kelas 12 SMA Budi Mulia khususnya kelas 12-5 dan 12-6. Penulis berperan sebagai asisten pengajar guru ekonomi di SMA Budi Mulia yang dimana akan membantu dalam proses pembelajaran secara berkelanjutan, mulai dari penyampaian materi, pembimbingan latihan soal, hingga evaluasi pemahaman siswa dari bulan Agustus hingga November 2025. Salah satu topik yang diajarkan kepada murid kelas 12 SMA Budi Mulia adalah penyusunan laporan keuangan perusahaan dagang, yang mencakup pemahaman dasar-dasar akuntansi, penghitungan laba rugi, perhitungan perubahan modal, serta klasifikasi akun-akun dalam laporan posisi keuangan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu murid kelas 12 SMA Budi Mulia untuk memahami prinsip-prinsip penyusunan laporan keuangan secara akurat serta pentingnya penyajian laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi. Hasil dari kegiatan asistensi mengajar ini menunjukan adanya minat belajar murid serta peningkatan pemahaman yang diperoleh beberapa murid, ditunjukan melalui nilai tugas yang memuaskan terkait materi penyusunan laporan keuangan perusahaan dagang
PELATIHAN AYAT JURNAL PENYESUAIAN PADA PERUSAHAAN DAGANG BAGI SISWA/I SMA Michelle Aveline; Agustin Ekadjaja
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37324

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) teaching assistance program delivered material on adjusting journal entries for trading companies at SMA Budi Mulia Jakarta. Accounting is often perceived as a difficult and complex subject for students, making it difficult for them to grasp the fundamental concepts of accounting, let alone adjusting journal entries. Through this program, it is expected that students will be able to understand and master the preparation of adjusting journal entries, while university students can enhance both their hard skills and soft skills, which will later be beneficial in the workplace. The teaching assistance at SMA Budi Mulia Jakarta began on August 4, 2025, covering the definition and examples of adjusting journal entries related to deferrals and accruals. The material on adjusting journal entries was delivered from August 4 to September 1, 2025. The learning process was carried out interactively so that students could actively participate and increase their enthusiasm in the teaching and learning activities. This approach was intended to help students pay closer attention and engage in practicing the preparation of adjusting journal entries. The learning outcomes could be observed from the scores obtained in the daily assessments. The results showed that although students had not yet fully mastered the material on adjusting journal entries, there was a significant improvement compared to the previous daily assessments. Several students even managed to achieve perfect scores, indicating an increased understanding of adjusting journal entries. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) asistensi mengajar ini menyampaikan materi ayat jurnal penyesuaian bagi perusahaan dagang di SMA Budi Mulia Jakarta. Akuntansi dipandang sebagai mata pelajaran yang sulit dan rumit bagi siswa/i, sehingga mereka kurang mampu memahami konsep dasar akuntansi, apalagi jurnal penyesuaian. Dengan dilakukannya program ini, diharapkan para murid mampu memahami dan menguasai penyusunan ayat jurnal penyesuaian dan mahasiswa mampu meningkatkan hard skill sekaligus soft skill yang nantinya akan berguna di dunia kerja. Asistensi mengajar di SMA Budi Mulia Jakarta dimulai pada tanggal 4 Agustus 2025 yang membahas pengertian dan contoh ayat jurnal penyesuaian deferrals dan accruals. Materi ayat jurnal penyesuaian diberikan sejak tanggal 4 Agustus hingga 1 September 2025. Proses pembelajaran dilakukan secara interaktif agar para siswa/i dapat secara aktif berpartisipasi dan meningkatkan antusiasme mereka dalam kegiatan belajar mengajar. Pendekatan ini dilakukan agar siswa/i lebih fokus memperhatikan dan ikut serta mencoba menyusun jurnal penyesuaian. Hasil pembelajaran dapat dilihat dari nilai yang mereka peroleh ketika penilaian harian. Hasil penilaian harian menunjukkan bahwa siswa/i masih belum sepenuhnya memahami materi ayat jurnal penyesuaian, tetapi terdapat peningkatan signifikan dibandingkan penilaian harian sebelumnya. Terdapat beberapa siswa/i yang berhasil memperoleh nilai sempurna, hal ini mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman mengenai ayat jurnal penyesuaian.
MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN KONVEKSI DENGAN TEKNOLOGI AI Agustin Ekadjaja; Jeslyn Nikita Japry
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37533

Abstract

In the rapidly evolving digital era, the implementation of artificial intelligence (AI) has become a key factor in enhancing operational efficiency, including financial management in garment manufacturing businesses. Cut, Make, and Trim (CMT) SMEs face challenges in managing cash flow, optimizing expenses, and improving profitability amid intense competition in the manufacturing industry. AI technology offers innovative solutions in financial data processing, market trend prediction, and data-driven decision-making. However, its implementation still encounters obstacles, such as integration with legacy systems, the need for high-quality data, and the readiness of human resources to manage AI-driven systems. This PKM activity aims to explore the benefits of AI adoption in financial management for CMT SMEs and identify optimal strategies to overcome implementation challenges. The methods used include case study analysis of several garment companies that have integrated AI into their financial operations, interviews with key stakeholders, and simulations of AI-based predictive models. The findings indicate that AI enhances financial planning accuracy, reduces financial risks, and helps businesses improve operational efficiency. With the right AI adoption strategies, CMT SMEs can become more adaptive to market dynamics and ensure sustainable business growth. Dalam era digital yang berkembang pesat, penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi operasional, termasuk dalam manajemen keuangan perusahaan konveksi. UMKM Cut, Make, and Trim (CMT) menghadapi tantangan dalam mengelola arus kas, mengoptimalkan pengeluaran, serta meningkatkan profitabilitas di tengah persaingan industri manufaktur. Teknologi AI menawarkan solusi inovatif dalam analisis data keuangan, prediksi tren pasar, serta pengambilan keputusan berbasis analitik. Namun, implementasinya masih menghadapi hambatan, seperti integrasi dengan sistem lama, kebutuhan akan data berkualitas tinggi, serta kesiapan sumber daya manusia dalam mengelola sistem berbasis AI. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengeksplorasi manfaat penggunaan AI dalam manajemen keuangan UMKM CMT serta mengidentifikasi strategi optimal untuk mengatasi kendala implementasi. Metode yang digunakan mencakup analisis studi kasus dari beberapa perusahaan konveksi yang telah menerapkan AI, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta simulasi model prediktif berbasis AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan akurasi perencanaan keuangan, mengurangi risiko finansial, serta mengoptimalkan efisiensi operasional. Dengan adopsi teknologi AI yang tepat, UMKM CMT dapat lebih adaptif menghadapi dinamika pasar dan memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.