Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN IJMA’ SEBAGAI SUMBER HUKUM DALAM USHUL FIQIH Muhammad Faqih Choiruddin; Arbi Nazhief Fauzan; Ilhamiyatul Hidayah; Reza Fandana
Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam Vol. 6 No. 3 (2025): Salimiya
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ijma’, one of the sources of Islamic law in the study of ushul fiqh, plays an important role in establishing sharia law, especially in cases where the Qur'an and Hadith do not provide a direct explanation of the issue. This article also discusses the position of ijma’ as the third source of law after the Qur'an and Hadith, as well as its importance to keep pace with the changes that have occurred in the lives of Muslims throughout history. In this article, a qualitative descriptive approach will be used to explain the different types of ‘ijma’, the requirements needed for it to be valid, and examples that can be applied in the context of rulings. Ijma’ not only demonstrates the intellectual agreement of the mujtahids but also shows the richness and flexibility of Islamic methods that respond to the challenges of the times while maintaining the basic values of the religion. This study aims to explain the position of ijma’ as a source of Islamic law after the Qur'an and Hadith, and to explain its forms, conditions, and relationship with meeting the legal needs of Muslims at various times. Since ijma’ is an important tool for maintaining the continuity and relevance of Islamic law in various social, cultural, and historical contexts, understanding ijma’ well is essential for building a flexible Islamic legal framework that remains grounded in the integrity of Islamic teachings.
Cek Kesehatan Gratis: Wujud Kepedulian Mahasiswa KKN SMH Bagi Masyarakat Desa Sukadaya Ilhamiyatul Hidayah; Jennie Hermanata; Muhammad Elang Jaya Saputra; Arneta Retia Putri; Muhamad Rain Febrian; Hapizul Ahdi
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1279

Abstract

Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan salah satu upaya yang dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan dan mendeteksi risiko penyakit sejak dini. Kegiatan ini penting terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses pemeriksaan kesehatan karena faktor biaya. Kegiatan CKG dilaksanakan sebagai salah satu program kerja Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Kelompok 09 Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten bekerja sama dengan Puskesmas Cikulur di Kantor Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan mahasiswa, tenaga kesehatan, kader PKK, dan masyarakat secara langsung dalam tahapan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada 6 Agustus 2026 dan diikuti oleh 35 peserta yang sebagian besar merupakan masyarakat dewasa, orang tua, dan lanjut usia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan CKG dapat memberikan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap kesehatannya.