Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The effect of local taxes on increasing local original revenue in Bengkulu City Fitriani Ariska; Seftya Dwi Shinta
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i11.1051

Abstract

This study analyzes the effect of regional taxes on Regional Own Source Revenue (ROSR) in Bengkulu City and explains the dynamics of ROSR development from 2018 to 2023. Using a quantitative approach, the research employs multiple linear regression with secondary data from regional budget realization reports and regional tax realization by type, covering hotel, restaurant, entertainment, parking, and street lighting taxes. ROSR is treated as an indicator of local fiscal capacity and independence. The results show that hotel, restaurant, and street lighting taxes have a positive and statistically significant effect on ROSR, indicating that hospitality, culinary, and electricity-based tax bases are the dominant contributors to locally generated revenue. In contrast, entertainment and parking taxes do not have a significant effect, reflecting limited sector potential and suboptimal tax administration in these areas. Simultaneously, all five tax types significantly influenced the ROSR, and the model explained a large proportion of its variation, underscoring the importance of regional tax management as an integrated system. The findings highlight the need to strengthen regulations, enhance supervision, expand the formal tax base, and intensify the digitalization of tax collection to optimize the ROSR and support the long-term fiscal independence of Bengkulu City.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2014 - 2024 Rizka Agustianti; Pakri Fahmi; Fitriani Ariska
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9819

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan belanja modal terhadap kemandirian keuangan daerah Kabupaten Bengkulu Tengah pada periode 2014-2024. Isu ini penting karena otonomi daerah menuntut pemerintah kabupaten memiliki kapasitas fiskal yang kuat, tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik, portal data APBD Kementerian Keuangan, dan laporan realisasi APBD daerah. Variabel dependen adalah rasio kemandirian keuangan daerah, sedangkan variabel independen mencakup PAD, DAK, dan belanja modal. Analisis dilakukan melalui regresi linear berganda dengan bantuan EViews, didahului pengujian asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model dan konsistensi hasil estimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah dengan probabilitas 0,0272. DAK tidak berpengaruh signifikan dengan probabilitas 0,6935, sedangkan belanja modal juga tidak signifikan dengan probabilitas 0,8701. Secara simultan, ketiga variabel tidak berpengaruh signifikan pada taraf 5%, dengan Prob(F-statistic) 0,098788. Nilai R² sebesar 0,623483 menunjukkan bahwa 62,34% variasi kemandirian keuangan daerah dapat dijelaskan oleh model. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan PAD, pengelolaan transfer yang produktif, dan belanja modal yang terarah perlu ditempatkan sebagai strategi utama untuk memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Bengkulu Tengah serta memperluas ruang kebijakan pembangunan daerah secara berkelanjutan.