Mahfuddin Yusbud
Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERASAAN KELELAHAN KERJA PADA TENAGA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN Adhelin Tiku Rombedatu; Lalu Muhammad Saleh; Mahfuddin Yusbud
Hasanuddin Journal of Public Health Vol. 6 No. 1: FEBRUARY 2025
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/hjph.v6i1.36348

Abstract

Latar Belakang: Salah satu gejala gangguan kesehatan pada tenaga kerja yang timbul akibat pekerjaan adalah kelelahan. Perasaan kelelahan yang dialami oleh tiap individu tentunya juga berbeda. Tedapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi perasaan kelelahan kerja pada tenaga kerja. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin, masa kerja, IMT, durasi kerja, durasi tidur, stress kerja, dan beban kerja terhadap perasaan kelelahan kerja pada tenaga kependidikan Universitas Hasanuddin. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah tenaga kependidikan Universitas Hasanuddin dengan 124 responden. Pengambilan sampel dengan simple random sampling yang selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menyajikan data tabel dan narasi. Hasil: Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa variabel usia (p=0,050), jenis kelamin (p=0,496), IMT (p=0,673), dan beban kerja (p=0,233) tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap perasaan kelelahan pada tenaga kependidikan Universitas Hasanuddin. Sedangkan variabel masa kerja (p=0,000), durasi kerja (p=0,000), durasi tidur (0,001), dan stres kerja (p=0,000) memiliki hubungan yang signifikan terhadap perasaan kelelahan kerja pada tenaga kependidikan Universitas Hasanuddin. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara masa kerja, durasi kerja, durasi tidur, dan stres kerja terhadap perasaan kelelahan kerja pada tenaga kependidikan Universitas Hasanuddin. Sedangkan variabel usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), dan beban kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap perasaan kelelahan kerja pada tenaga kependidikan Universitas Hasanuddin. Diharapkan terdapat kebijakan untuk mengelola masa kerja tenaga kerja, perlu juga evaluasi kepada pekerja terkait durasi kerja, serta dapat diimplementasikan program pemberian edukasi pentingnya durasi tidur dan manajemen stres kerja.