Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Strategi Pemasaran Daring Terhadap Usaha Kue Pancong Pada Gerai Filosofi Pancong Solo: Indonesia Hilma Yuniar Islahdiyah; Eka Asti Nur Aini; Afifah Nurul Hidayah; Syafira Rahmatuti; Sherley Tresnawati
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 5 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v5i2.13133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran online yang diterapkan oleh UMKM Filosofi Pancong Solo dalam mengembangkan usahanya di tengah persaingan kuliner modern. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terhadap konten media sosial dan e-commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Filosofi Pancong Solo memanfaatkan tiga platform utama dalam kegiatan pemasarannya, yaitu Instagram, TikTok, dan Shopee. Strategi pemasaran dilakukan melalui penyampaian informasi produk, promosi diskon, serta penggunaan tagar untuk meningkatkan jangkauan audiens. Meskipun demikian, intensitas promosi dan konsistensi konten masih perlu ditingkatkan agar efektivitas pemasaran online dapat optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan media digital secara strategis berperan penting dalam meningkatkan daya saing dan visibilitas UMKM di era digital.
Penguatan Literasi Keuangan Keluarga melalui Seminar sebagai Strategi Membangun Ketahanan Ekonomi Masyarakat Desa Jebugan Muhammad Renaldi Aditya Putra; Rana Istiqomah; Dita Zainab Nur Azizah; Haddad Nur Cholis; Syafira Rahmatuti; Roihan Arif Prasetyo
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/03vww098

Abstract

Jebugan Village, like many rural areas in Indonesia, still faces challenges in household financial management, which were further burdened in 2026 by the depreciation of the Rupiah and rising living costs. This condition was compounded by the persistently low level of family financial literacy, as reflected in the 2025 National Financial Literacy and Inclusion Survey (SNLIK), which indicated significant gaps among rural communities. This community service program aimed to strengthen the understanding of families inĀ  Jebugan Village regarding household budgeting, debt management, saving, investment, and long-term financial planning as a foundation for family economic resilience. The activity was implemented through a participatory seminar consisting of material presentation, interactive discussion, and a household budgeting simulation, with a pre-test and post-test used to measure changes in participants' understanding. The seminar was held on 28 June 2026 and attended by 23 families and residents of Jebugan Village. The results showed that the average proportion of correct understanding increased from 82.6% at pre-test to 100% at post-test, with the most notable improvement occurring in the practice of recording income and expenses, which rose from 47.8% to 100%. The overall N-Gain score reached 1.00, categorized as high, indicating that the seminar was highly effective in strengthening participants' financial literacy and in building the foundation for sustainable family economic resilience in Jebugan Village.