Indah Kusuma Dewi
IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 30 Pangkalpinang Dan SD Negeri 37 Pangkalpinang Kusnita Kusnita; Indah Kusuma Dewi; Ali Mashar
EDOIS: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2023): Edois: Journal of Islamic Education
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edois.v1i02.3908

Abstract

The increasing prevalence of many types of child violence serves as a convincing rationale for the necessity of protecting children's rights. To ensure the fulfillment of children's rights, it is imperative to establish an education system that can effectively generate a conducive learning environment. SD Negeri 30 Pangkalpinang and SD Negeri 37 Pangkalpinang are educational institutions that have adopted the Child Friendly School program in order to ensure that children have access to high-quality education and their rights are upheld. The objective of this study is to analyze the implementation mechanism and endeavor to meet the components of child-friendly schools in SD Negeri 30 Pangkalpinang and SD Negeri 37 Pangkalpinang with more scrutiny. This study employed a descriptive-qualitative methodology. Data collection employed approaches such as observation, interviews, and documenting. In addition, the acquired data was evaluated utilizing the Miles and Huberman analytical model, which encompasses data gathering processes, data reduction, data presentation, and conclusion derivation. The data validity test employed both source triangulation and technique triangulation methodologies. The present investigation yielded the subsequent findings: (1) The implementation process of the Child-Friendly School program in SD Negeri 30 Pangkalpinang and SD Negeri 37 Pangkalpinang consists of four stages: preparation through socialization, planning by creating an innovative program, implementation by executing the innovative program, and monitoring and evaluation by engaging the school's internal team. (2) SD Negeri 30 Pangkalpinang and SD Negeri 37 Pangkalpinang have successfully met all six indicators of child-friendly schools. However, in terms of educators and education personnel being trained in children's rights, teachers and staff in both schools still require ongoing training in this area.
Implikasi Guru dalam Meningkatkan Kualitas Dokumen Pembelajaran di SD Negeri 13 Badau Masriah Masriah; Indah kusuma Dewi
EDOIS: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2025): Edois: Journal of Islamic Education
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/hfwesb39

Abstract

Implikasi guru dalam meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran di SD Negeri 13 Badau, di dunia pendidikan pada era modern menjadi sebuah dasar yang dapat di jadikan acuan untuk mengetahui sejauh mana kewajiban guru dalam melaksanakan tugas. Sebagai sebuah lembaga yang memiliki visi dan misi terciptanya sekolah yang berkualitas dan memiliki pemahaman Islam dalam pendidikan serta menguasai proses pembelajaran untuk disampaikan kepada peserta didik atau siswa menjadi sebuah keharusan untuk memberikan materi, menilai, mengevaluasi serta mendokumentasikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di masa yang akan datang sesuai dengan harapan pemerintah. Melihat fakta yang bertolak belakang dengan peraturan disiplin yang dijalankan, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi guru dalam meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran di SDN 13 Badau. Kemampuan guru dalam meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran ini dipandang sangat penting karena menyangkut masa depan anak didik ke masa yang akan datang. Untuk melihat sejauh mana implikasi guru dalam meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran dan bagaimana guru merencanakan melaksanakan dan mengevaluasi. Dan kemudian dijadikan dalam satu dokumen untuk menjadi acuan dalam meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan bersumber dari data primer dan data sekunder yang didapatkan dari observasi terus terang, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi (triangulasi). Kemudian data dikumpulkan dan dianalisis melalui model dan huberman yakni reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan lemahnya disiplin pembinaan pengawasan media lingkungan sarana dan prasarana dan sumber daya manusia baik guru maupun kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran di SD negeri 13 Badau. Dalam proses berjalannya terdapat kekurangan sehingga memerlukan evaluasi lebih lanjut. Adapun masalah yang dihadapi oleh SDN 13 Badau adalah silabus dan RPP yang tidak sesuai dengan kurikulum terbaru, Bahan ajar yang kurang menarik dan interaktif, Perangkat penilaian yang tidak komprehensif, Pembelajaran yang kurang aktif dan kreatif, Rendahnya hasil belajar siswa. Dengan demikian perlu adanya pembinaan pengawasan dan menindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran agar lebih baik sesuai dengan harapan pemerintah