This Author published in this journals
All Journal JURNAL LINTAS KARSA
Suparman
Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Tindakan Preventif dalam Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Kelompok Peternak di Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka Afsitin Joan Tatra; Raodatul Jannah; Husnaeni; Suparman; La Ode Muh. Aswad Salam; Sitti Aisyah May Wulandari
Jurnal Lintas Karsa Vol. 1 No. 2 (2025): Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Lintas Karsa (Mei 2025)
Publisher : S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik. Universitas Negeri Surabaya Gedung A6 Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan ancaman serius bagi kesehatan hewan ternak berkuku belah, seperti sapi dan kambing. Meskipun belum ditemukan kasus PMK di Kabupaten Kolaka hingga tahun 2023, potensi penyebarannya tetap menjadi perhatian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai pencegahan, penanggulangan, serta manajemen ternak terkait PMK kepada kelompok peternak di Desa Lamedai. Metode pelaksanaan mencakup survei awal, observasi lapangan, penyuluhan dalam bentuk ceramah dan diskusi, serta kunjungan langsung ke kandang ternak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak terhadap gejala PMK, langkah-langkah preventif, serta pentingnya pengelolaan kesehatan ternak secara berkelanjutan. Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan peternak terhadap ancaman PMK. ABSTRACT Foot and Mouth Disease (FMD) is a serious threat to the health of cloven-hoofed livestock such as cattle and goats. Although no FMD cases have been reported in Kolaka Regency up to 2023, the potential for its spread remains a concern. This community service activity aimed to provide education on the prevention, control, and management of livestock related to FMD to farmer groups in Lamedai Village. The implementation methods included preliminary surveys, field observations, educational sessions through lectures and discussions, and direct visits to livestock enclosures. The results showed increased awareness among farmers regarding FMD symptoms, preventive measures, and the importance of sustainable livestock health management. This activity proved effective in enhancing the farmers’ readiness and awareness of FMD threats.